Soal Kasus Intimidasi di CFD, Ini Kata Glenn Fredly

Agustinus Shindu Alpito    •    30 April 2018 20:26 WIB
glenn fredly
Soal Kasus Intimidasi di CFD, Ini Kata Glenn Fredly
Glenn Fredly (Foto: Medcom/Cecylia)

Jakarta: Ajang Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, pada Minggu, 29 April 2018 lain dari biasanya. Ajang yang biasa dijadikan warga Ibukota untuk berolahraga bersama keluarga itu disusupi aksi kampanye politik. Lebih miris lagi, terjadi intimidasi dalam aktivitas mingguan itu.

Intimidasi itu terekam kamera dan menyebar luas di media sosial. Sekumpulan orang berkaus #2019GantiPresiden mengintimidasi bukan saja orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Hal ini menuai reaksi keras dari sejumlah warganet, termasuk musisi Glenn Fredly.

"Itu hal yang harus ditindak tegas, itu perlakuan yang tidak menunjukkan proses demokrasi," kata Glenn saat ditemui di kawasan Petogogan, Jakarta Selatan, pada 30 April 2018.

Menurut Glenn, berpendapat harus memiliki etika dan menghargai orang lain yang tidak sependapat dengan kita. Lebih-lebih, di ruang publik.  

"Bukan begitu caranya ketika berbeda pendapat, di ruang publik presekusi terjadi, disaksikan banyak orang, (yang menjadi korban) anak kecil, perempuan. Itu bukan edukasi penyampaian pemikiran politik yang baik," imbuh Glenn.

Ibu Korban Intimidasi Laporkan Oknum Massa 2019GantiPresiden

Sejauh ini, beberapa pihak terkait menanggapi peristiwa persekusi ini, termasuk Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

"CFD ini milik kita bersama. Saya waktu Pilkada itu enggak berani lari (di sana), karena tentunya kita ingin bebas dari politik," kata Sandiaga di Perpustakaan Nasional, Minggu malam 29 April 2018.




(ELG)