Emma Watson Buat Tato sebagai Dukungan pada Korban Pelecehan

Cecylia Rura    •    06 Maret 2018 16:21 WIB
emma watson
Emma Watson Buat Tato sebagai Dukungan pada Korban Pelecehan
Emma Watson (Foto: gettyimages)

Los Angeles: Aktris Emma Watson memamerkan tato baru bertuliskan Time's Up pada lengan kirinya. Saat menghadiri pesta, bintang film Beauty and the Beast tersebut mengenakan gaun hitam.

Tato tersebut pertama kali ditunjukkan Emma ketika menghadiri pesta 2018 Vanity Fair Oscar pada Minggu, 4 Maret 2018.

Tato bertuliskan "Time's Up" tersebut merupakan salah satu bentuk kampanye Emma untuk mendukung para korban yang mengalami pelecehan atau kekerasan seksual di tempat kerja.

Beberapa orang yang melihat tato tersebut justru berkomentar ada yang salah dengan tata bahasa pada tato temporer milik Emma. Tato yang dibuat Emma bertuliskan "Times Up", yang seharusnya menyelipkan apostrof dan huruf "s" setelah kata "Time" sehingga menjadi "Time's".

Menanggapi kesalahan penulisan ini, Emma memberikan konfirmasinya melalui sebuah cuitan di Twitter yang ditulis pada 6 Maret 2018 waktu setempat.

"Koreksi untuk posisi tato palsu disediakan. Tampaknya apostrof adalah sebuah keharusan."



Sebelumnya, Emma juga pernah memamerkan tato palsu pada lengan atasnya ketika menghadiri festival musik Glastonbury pada 2010. Kemudian, pada 2013 Emma memamerkan tato palsu di punggung ketika bermain dalam film The Bling Ring.

Bintang serial Harry Potter tersebut menunjukkan dukungannya terhadap gerakan Time's Up dengan memberikan donasi sebesar USD1,4 juta kepada pihak Justice and Equality Fun pada Februari lalu.

Donasi tersebut diberikan secara personal juga legal sesuai dengan regulasi yang ada yang akan menjamin setiap orang dapat merasa aman ketika bekerja, bermain dan ketika berada di rumah.

Emma mengunggah sebuah foto di akun Instagram miliknya bersama beberapa selebriti yang ikut mendukung kampanye tersebut.

"Tidak perlu dipertanyakan lagu apakah kampanye #TIMESUP harus dan akan bergerak secara global. Sebuah gerakan yang dimaknai dan dipengaruhi oleh beberapa permasalahan bukan oleh (mereka) yang memiliki kekuatan (kekuasaan)," tulis Emma dalam keterangan di foto yang diunggah di Instagram.



 


(ELG)