Kasus Deportasi Lee Jong-suk, Penyelenggara Mengaku Ditipu Pihak Ketiga

Purba Wirastama    •    07 November 2018 21:16 WIB
Lee Jong Suk
Kasus Deportasi Lee Jong-suk, Penyelenggara Mengaku Ditipu Pihak Ketiga
Lee Jong-suk (Foto: via soompi)

Jakarta: Yes24 Ent. Indonesia, penyelenggara acara jumpa penggemar bersama Lee Jong-suk, meminta maaf atas kasus pelanggaran visa yang dialami aktor Korea Selatan tersebut di Indonesia. Yes24 mengaku pihaknya telah ditipu pihak ketiga, yaitu konsultan yang mengurus visa.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Rabu, 7 November 2018, Yes24 memberi klarifikasi dan penjelasan. Lee Jong-suk dan tim dijadwalkan pulang ke Korea dengan pesawat pada Minggu malam. Namun kepulangan itu ditunda karena pihak Lee Jong-suk ditahan di kantor imigrasi.

"Yes24 Ent. Indonesia selaku penyelenggara acara, dengan segenap hati, memohon maaf kepada aktor Lee Jong Suk termasuk staff dan manajemen, pihak-pihak terkait, dan terutama kepada para penggemar yang menjadi khawatir dan marah atas kejadian ini. Kami memahami dan ingin meminta maaf dengan tulus," tulis Yes24.

Menurut Yes24, mereka telah menyelidiki kasus ini dan menemukan bahwa pihak konsultan visa telah melakukan penipuan terhadap Yes24. Penyelenggara mengklaim telah melakukan kewajiban terkait pengurusan visa beberapa bulan sebelum acara berlangsung.

Jelang acara, mereka menerima laporan ada masalah internal terkait visa yang mungkin saja mengakibatkan acara batal. Konsultan visa memberi laporan lanjutan, bahwa persoalan itu sudah selesai.

"(Kami) percaya pada informasi tersebut sehingga acara tetap dilaksanakan sesuai rencana."

Begitu rombongan Lee Jong-suk tiba di Jakarta, Yes24 mengaku baru tahu bahwa visa yang diproses adalah visa turis dan bukan visa bekerja dengan waktu tertentu. Mereka pun segera "memperbaiki kesalahan ini melalui proses yang ada" sembari tetap mengadakan acara.

Setelah acara selesai, Yes24 menerima laporan tentang masalah yang bisa timbul karena kesalahan tersebut. Namun mereka tidak "membagikan informasi ini dengan tepat" kepada pihak Lee Jong-suk karena berpikir masalah bisa segera selesai.

"Kami ingin meminta maaf karena dalam proses menyelesaikan isu ini, terjadi pengalaman yang sangat tidak menyenangkan untuk aktor Lee Jong Suk dan staff rombongan," tulis mereka.

Yes24 juga mengklaim mereka tetap bertanggung jawab atas kepulangan rombongan Jong-suk dengan bantuan dari pihak imigrasi. Rombongan akhirnya terbang kembali ke Korea pada hari berikutnya. Mereka juga telah mendatangi kantor agensi Jong-suk, A-Man Project, untuk membahas soal kompensasi.

Lee Jong-suk datang ke Jakarta untuk acara jumpa penggemar bertajuk Crank Up di The Hall Kasablanka Jakarta pada Sabtu, 3 November 2018. Atas masalah tersebut, pihak A-Man Project sempat menyatakan niat untuk menuntut pihak promotor lokal lewat jalur hukum.
(ELG)