Dalang di Balik Pertunjukan

Pelangi Karismakristi    •    26 April 2017 19:29 WIB
galeriindonesiakaya
Dalang di Balik Pertunjukan
Ilustrasi di balik layar seni pertunjukan. Foto: ANT/ Audy Alwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Untuk membuat sebuah seni pertunjukan yang menampilkan beragam hiburan apik, diperlukan kerja sama, persiapan matang, kerja keras, serta disiplin tinggi. Selain peran artis, ada juga unsur yang tak kalah penting, yakni orang-orang di balik layar.

Kesuksesan seni pertunjukan, seperti konser, fashion show, sandiwara, dan lainnya tak lepas dari peran para kru, kreatif, koreografer, penata panggung, dan lainnya. Mereka para kreator jenius yang bekerja di balik layar, dan sayangnya kerap dilupakan oleh para penikmat seni.

Di Indonesia, ada beberapa dalang di balik pertunjukan yang namanya sudah tidak asing. Sebut saja Inet Leimena, Panca Makmun dan Okta. Sejauh manakah peran mereka bagi terciptanya pertunjukan panggung yang megah dan berkesan bagi penontonnya?

Inet Leimena, perempuan kelahiran 29 Maret 1968 ini awalnya jatuh cinta dengan pekerjaan menjadi dalang di balik pertunjukan berkat peran kedua kakaknya, Lolita Malaiholo yang menjadi penari GSP (Gencar Semarak Perkasa) yang didirikan Guruh Soekarnoputra pada tahun 1980-an. Sejak itu, dia mulai meniti karier hingga akhirnya memutuskan untuk bekerja di belakang panggung dari tahun 1998.

Di balik layar, Inet adalah seorang stage manager yang dikenal sebagai sosok yang tegas. Namun ketegasan dan alur yang ia buat, membuat musisi Tanah Air melek akan pentingnya sebuah flow panggung. Sehingga tidak hanya sekadar manggung, berpose dan berhasil, namun lebih dari itu.

Kiprahnya di balik panggung memang tak diragukan lagi. Dia banyak dilirik seniman untuk membidani konser-konsernya. Misalnya, Java Jazz, Krisdayanti, Afgan, dan masih banyak lagi.

Selain Inet, ada Panca Makmun. Pria bertubuh jangkung ini piawai dan detail dalam setiap tata letak. Panca mampu menghidupkan langkah demi langkah acara peragaan busana. 

Dia mempu menciptakan erpaduan yang harmonis pada antara beberapa elemen dalam peragaan, sehingga membuat penonton terpesona melihat busana yang diperagakan model.

Untuk menjadi mahir, ketiganya mengaku membutuhkan pengalaman serta kejelian dalam melihat keapikan dari berbagai sisi. Selain itu, diperlukan kemampuan memadukan antara tata panggung dengan keinginan penonton agar hasilnya sempurna.

Anda dapat mengenal lebih dekat sosok Okta, Inet Leimena, dan Panca Makmun, serta cerita menarik di balik panggung pertunjukan pada program IDEnesia Metro TV, Kamis, 27 April 2017, pukul 21.05 WIB. Jangan lupa, ikuti kuis IDEnesia dan Galeri Indonesia Kaya dengan mem-follow twitter @IDEnesiaTwit atau @IndonesiaKaya.


(ROS)

Giring

Giring "Nidji," Keputusan Vakum dan Visi Politik

2 days Ago

Setelah lima belas tahun Bersama Nidji, Giring Ganesha mengambil keputusan besar untuk vakum.

BERITA LAINNYA