Wajah dan Semangat Baru di Prime Time iRadio

Anindya Legia Putri    •    02 Oktober 2017 13:08 WIB
melanie putria
Wajah dan Semangat Baru di Prime Time iRadio
Irwan Ardian dan Melanie Putria (Foto: Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kabar gembira datang bagi para i-Listeners (pendengar iRadio). Mulai 2 Oktober 2017, 89.6 FM iRadio memberikan warna, energi, dan gairah baru pada program Prime Time Pagi, pukul 06.00-10.00 WIB, yaitu dengan kehadiran dua penyiar baru, Irwan Ardian dan Melanie Putria.

Pengalaman Irwan sebagai penyiar (announcer) tak perlu diragukan. Dia telah mengudara sejak 1995. Sementara, bagi Melanie menjadi announcer merupakan pengalaman pertamanya. Namun dengan berbekal pengalaman sebagai Puteri Indonesia 2002, Melanie memiliki wawasan luas yang membuatnya kaya ide dan luwes sebagai announcer.

Diakui Melanie, meskipun keduanya masih dalam proses penjajakan, chemistry mulai terbangun.

"Sebelumnya tidak pernah terpikir menjadi penyiar radio, lalu ada tawaran. Sebelumnya, saya langsung terjun ke televisi. Pertama kali siaran, ya mendebarkan, sampai tidak bisa tidur. Alhamdulillah, Irwan memberikan porsi dengan baik. Seiring berjalannya waktu, saya harap bisa lebih baik. Yang jelas manjadi penyiar radio sangat menyenangkan," ucap Melanie kepada Metrotvnews.com, di Jakarta, Senin 2 Oktober 2017.

Begitu pun dengan Irwan. Meskipun baru bekerja sama dengan Melanie sebagai penyiar di iRadio, ia merasa tak terbebani dan mendapatkan feedback  yang baik.

"Kebetulan Melanie jam terbang sebagai MC sudah bagus. Tinggal diarahin saja pembicaraan saat siaran mau ke mana. Pada hari pertama siaran, dia ok, fast learner," ujar Irwan.

Nino Budiyanto, Assistant for Head Of Program Departement-MRA Broadcast Media Division, menjelaskan bahwa Prime Time, 89.6 FM iRadio Jakarta, tak sekadar berganti penyiar, tapi juga segmen-segmen baru yang lebih berisi dan informatif di Masih Pagi-Pagi seperti, Jakarta Menjawab (Segmen yang akan menjawab pertanyaan seputar permasalahan di Jakarta), dan segmen-segmen yang lebih menghibur, seperti Teror (Telepon Error) dan Todong (Tolong Dong).

"Warna baru di iRadio membuat program Prime Time pagi menjadi lebih berisi dan memiliki nilai. Saya yakin Irwan dan Melanie dapat mempresentasikan apa yang ingin disampaikan iRadio. Dengan berubahnya formasi penyiar, kami ingin mengubah image menjadi lebih dewasa. Sehingga kita butuh penyiar yang juga dewasa, dalam artian sudah menikah, dan memiliki anak. Sesuai target segmen umur pendengar kita, yakni usia 20-35 tahun, sehingga pendengar tak hanya hura-hura atau ketawa-ketawa saja. Kita juga memberikan siaran yang berisi nilai edukasi," tutur Nino.

Dengan kehadiran Melanie dan Irwan di Prime Time Pagi iRadio, Nino berharap pendengar setia iRadio dapat bertambah dari berbagai kalangan, dan i-Listeners mendapatkan pengalaman serta info-info baru dan menarik setiap harinya.


(ROS)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

1 day Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA