Dituduh Lecehkan Perempuan, Morgan Freeman Angkat Bicara

Purba Wirastama    •    27 Mei 2018 10:51 WIB
Morgan Freeman
Dituduh Lecehkan Perempuan, Morgan Freeman Angkat Bicara
(Foto: Shutterstock)

California: Delapan perempuan bersaksi telah menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan aktor Hollywood Morgan Freeman di lingkungan kerjanya. Dalam pernyataan resmi, Morgan membantah tuduhan tersebut.

Dugaan pelecehan ini terungkap lewat laporan investigasi CNN pada Kamis, 24 Mei 2018. Menyusul pemberitaan ini, seperti dilaporkan CNN, Morgan memberi tanggapan pada hari yang sama.

"Aku hancur lebur karena 80 tahun hidupku sedang nyaris dirusak, dalam sekejap mata, oleh pemberitaan media pada Kamis," kata Morgan.

"Semua korban serangan dan pelecehan layak didengarkan dan kita perlu mendengar mereka. Namun tak tepat menyamakan insiden penyerangan seksual menyeramkan dengan pujian atau humor salah tempat," lanjutnya.

Morgan menyebut bahwa kadang dirinya melemparkan humor atau pujian demi mencairkan suasana, baik untuk lelaki dan perempuan. Dia meminta maaf jika penyampaian tersebut membuat orang-orang kecewa.

"Aku mengakui bahwa aku orang yang merasa butuh membuat para perempuan – dan lelaki – merasa dihargai dan tenang berada di sekitarku. Sebagai bagian dari itu, aku akan mencoba bercanda dan memuji perempuan, dengan cara yang kupikir ringan dan humoris.

"Jelas perkataanku tak selalu sampai seperti yang kuinginkan dan karena itulah aku minta maaf pada Kamis kemarin dan akan tetap meminta maaf ke siapapun yang mungkin aku buat kecewa, meskipun tanpa maksud demikian," ungkap Morgan sebelum menutup dengan penegasan.

"Namun aku juga ingin memperjelas: Aku tidak menciptakan lingkungan kerja yang tidak aman. Aku tidak menyerang wanita. Aku tidak menawarkan pekerjaan atau promosi dengan imbalan seks. Setiap pengakuan bahwa aku begitu benar-benar salah," tukasnya.

Laporan CNN mengungkap cerita dari 16 orang dan delapan di antaranya menjadi korban. Delapan lain menjadi saksi. Kasus yang dituduhkan antara lain terjadi di proyek film Going in Style, Through the Wormhole, serta perusahaan milik Morgan dan Lori McCreary, Revelations Entertainment.
(DEV)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

1 week Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA