Hugh Hefner Beli Foto Kalender untuk Majalah Playboy Pertama

Purba Wirastama    •    28 September 2017 17:57 WIB
hugh hefner
Hugh Hefner Beli Foto Kalender untuk Majalah Playboy Pertama
Hugh Hefner & kaver Playboy edisi pertama

Metrotvnews.com, Jakarta: Hugh Hefner dan rekannya tidak secara ekslusif memotret Marilyn Monroe sebagai model untuk kaver majalah Playboy edisi pertama Desember 1953. Alih-alih mereka mendapat foto dari salah satu perusahaan kalender spesialis foto telanjang.

Seperti dilaporkan RollingStone.com, berdasar serial dokumenter American Playboy: The Hugh Hefner Story, waktu itu majalah dewasa dan poster pin-up model perempuan tidak lagi menjadi hal baru di AS. Sejumlah majalah bahkan sudah tidak menerbitkan foto-foto gadis seksi karena persoalan kultur yang masih sangat puritan. Termasuk Esquire, majalah tempat dia sebelumnya bekerja.

Begitu keluar dari majalah Esquire, penerbit buku fotografi, serta majalah anak-anak Childern's Activities, Hugh ingin membuat majalah sendiri yang meniru Esquire era 1940-an. Namun dia memasukkan konten sesuai minatnya – musik, sastra, dan budaya – dengan harapan membuat majalah dewasa lebih berkelas. Sasaran pembaca adalah pemuda urban.

Dia juga ingin mengonfrontir lagi isu seksualitas dengan memasukkan foto model perempuan telanjang. Pesannya satu, seks itu baik. Dia mencari model yang dapat dijadikan ikon pesan dan sekaligus dapat mendongkrak kesuksesan majalah, yang awalnya hendak dinamai Stag Party.

Waktu itu nama Marylin Monroe, model dan aktris kelahiran 1926, sedang melejit. Ada kabar beredar bahwa salah satu perusahaan kalender memiliki foto telanjang Monroe yang belum pernah dipublikasikan. Hugh merasa foto tersebut adalah kunci kesuksesan majalah. Tak ada yang lebih tepat menjadi ikon seksual selain Monroe.

Di sisi lain, ada aturan hukum bahwa hak guna foto model telanjang dimiliki secara eksklusif oleh perusahaan kalender yang membelinya. Hugh pun mendekati satu orang dari perusahaan tersebut untuk membeli hak guna foto. Monroe tak terlibat dalam obrolan ini. Setelah semua hak dibeli, foto digunakan untuk edisi pertama Playboy.

Edisi pertama dicetak sekitar 54 ribu eksemplar dan habis dalam beberapa minggu. Kesuksesan ini menjadi angin segar bagi Hugh dan para rekannya. Playboy terbit sebagai majalah bulanan di AS hingga kini.

Kini Hugh telah meninggal dunia dalam usia 91 tahun. Dia meninggal di kediamannya di Playboy Mansion di Los Angeles, pada Rabu 27 September 2017 waktu setempat. Rencananya jenazah Hugh akan dimakamkan di sebelah pusara Monroe di Westwood Memorial Park Los Angeles.


 


(ELG)