Angelina Jolie Ingin Anaknya Punya Jiwa Melayani Sesama

Sri Yanti Nainggolan    •    10 Februari 2018 19:34 WIB
angelina jolie
Angelina Jolie Ingin Anaknya Punya Jiwa Melayani Sesama
Angelina Jolie dan anaknya (Foto: gettyimages)

Jakarta: Aktris Angelina Jolie mengajarkan satu penting untuk anak-anaknya, yaitu hidup melayani adalah hidup yang layak dijalani.

Aktris sekaligus aktivis kemanusiaan tersebut telah mengabdikan waktu dalam hidupnya untuk berjuang melindungi hak asasi manusia di seluruh dunia. Karyanya sebagai utusan khusus untuk United Nations Refugee Agency dan sebagai salah satu pendiri Inisiatif Pencegahan Kekerasan Seksual di Inggris telah mengilhami harapan dan perubahan di beberapa tempat paling tidak terwakili di dunia.

Sekarang, sebagai ibu enam anak, Jolie ingin menyampaikan hasratnya untuk membantu orang lain tersebut kepada anak-anaknya.

Ia mengungkapkan pada mantan Sekretaris Negara Amerika Serikat John Kerry bahwa ia senang melihat anak-anaknya menjadi aktivis untuk generasi berikutnya.

"Saya memberi tahu anak perempuan saya, 'Apa yang membedakan Anda adalah apa yang ingin Anda lakukan untuk orang lain. Siapa pun dapat mengenakan gaun dan makeup. Adalah pikiran Anda yang akan menentukan Anda. Cari tahu siapa Anda, apa pendapat Anda, dan apa pada siapa Anda berpihak, dan berjuang untuk orang lain untuk memiliki kebebasan yang sama,'" katanya

Meskipun Jolie mengajarkan anak-anaknya tentang nilai melayani, ia menekankan bahwa ia ingin anak-anak perempuannya (Zahara, Shiloh dan Vivienn) untuk mengerti bahwa tak semua wanita di dunia memiliki hak dan kebebasan seperti mereka dan itu adalah keputusan para buah hatinya untuk membantu membuat perubahan.

"Saya sangat patriotik, sama seperti Anda," katanya pada Kelly.

Menurutnya, bisa bergandengan tangan dengan bangga adalah alasan mengapa ia senang dengan Amerika. Jolie menjelaskan, ia adalah satu-satunya orang yang lahir di Amerika dalam keluarganya. Mereka berada di negara dimana orang-orang lahir dengan latar belakang dan uman berbeda namun bisa bersama dan menjadi keluarga.

"Anak-anak perempuan saya memiliki kebebasan itu karena mereka orang Amerika. Dan kami sedang berjuang agar orang lain memiliki hak yang sama, terutama untuk wanita," tutupnya.




 


(ELG)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

2 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA