Penahanan Tora Sudiro Ditangguhkan

Purba Wirastama    •    14 Agustus 2017 15:02 WIB
tora sudiro
Penahanan Tora Sudiro Ditangguhkan
Penangguhan proses hukum terhadap Tora Sudiro berlaku sejak Sabtu 12 Agustus 2017. (Foto: MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pihak kepolisan mengabulkan permohonan penangguhan penahanan dan proses hukum terhadap Tora Sudiro terkait kepemilikan obat keras Dumolid tanpa resep dokter. Penangguhan berlaku sejak Sabtu 12 Agustus 2017.

"Proses hukum sudah berjalan, dan tanggal 12 kemarin (keputusan) telah ditandatangani oleh Bapak Wakapolres, untuk dilakukan penangguhan," kata Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Vivick Tjangkung dalam jumpa pers di RS Ketergantungan Obat Cibubur, Jakarta Timur, Senin (14/8/ 2017).

Menurut Vivick, kondisi kesehatan Tora bermasalah. Dia tidak merinci lebih lanjut, tetapi menyebut bahwa Tora butuh pengobatan yang lebih maksimal dan peralatan yang lebih lengkap. Fasilitas ini disebut belum ada di RSKO Cibubur.

"Kami memberikan peluang untuk melakukan proses kesehatan yang lebih memadai, seperti permohonan dari pengacara (Lidya Wongso)," lanjut Vivick.

"Itu salah satu pertimbangan pimpinan kami," imbuh dia.

Lidya, kuasa hukum Tora, menyatakan bahwa Tora sakit dan membutuhkan obat seperti Dumolid. Menurut dia, masalah utama sejauh ini adalah izin medis.

(Baca: Mengenal Sindrom Tourette, Gangguan yang Sebabkan Kelainan Vokal dan Motorik)

"Kami akui bahwa Tora sangat tidak mengerti bahwa obat ini harus dengan resep. Dia memang butuh. Dia sakit, dia membutuhkan obat itu. Namun dia harus pergi ke dokter untuk mendapatkan obat itu," ujar Lidya dalam kesempatan yang sama.

Lidya menegaskan bahwa semua syarat untuk penangguhan telah dipenuhi. Dia juga menjamin bahwa Tora, selama dibebaskan, tidak akan mempersulit proses penyidikan atau menghilangkan barang bukti. Pihak kepolisian dan Lidya akan tetap berkoordinasi lebih lanjut.

"Kami tetap berkoordinasi dengan pengacara karena proses hukum saudara Tora masih berlanjut," ungkap Vivick.

Terkait pusat kesehatan mana yang memadai dan akan didatangi, mereka belum menentukan. Tora hendak berdiskusi dengan keluarga terlebih dulu.

"Belum tahu (RS tujuan). Nanti mau cek dengan keluarga dulu mau dibawa ke mana," ungkap Tora.

Tora dan Mieke Amalia dijemput oleh petugas di rumah mereka di Kompleks Bali View, Ciputat, Tangerang Selatan pada Kamis pagi 3 Agustus 2017. Polisi menyita tiga strip obat berisi 30 butir Dumolid.

Mieke dipulangkan keesokan hari karena hanya mengonsumsi. Sementara, Tora dijerat dengan pasal 62 Undang-undang Psikotropika Nomor 5 Tahun 1997 terkait kepemilikan psikotropika tanpa izin.

Tora lantas menjalani rangkaian pemeriksaan di Badan Narkotika Nasional. Setelah itu dia digiring ke RSKO Cibubur pada Senin 7 Agustus 2017.


(DEV)

Cinta 99% Dea Dalila

Cinta 99% Dea Dalila

6 days Ago

Di momen yang tepat dan didukung tekad yang kuat, Dea memberanikan diri. Dia resmi memutuskan k…

BERITA LAINNYA