Limbad Siap Lakukan Aksi Ekstrem Seumur Hidup

Purba Wirastama    •    26 Maret 2018 16:05 WIB
limbad
Limbad Siap Lakukan Aksi Ekstrem Seumur Hidup
Kondisi kesehatan pesulap debus Master Limbad belum membaik setelah melakukan aksi ekstrem mengubur diri dalam balok es(Foto: Foto Terbit/ Rommy Pujianto)

Jakarta: Pesulap Limbad masih memulihkan kondisi fisik setelah aksi ekstrem dikubur dalam balok es di salah satu televisi swasta pada Sabtu pekan lalu. Kapokkah Limbad? Tidak. Bahkan, produser program justru menawarinya kontrak panjang.

Menurut sang manajer, Aris, pihak televisi telah memperpanjang kontrak dengan Limbad hingga 25 tahun. Saat ini, Limbad berusia 45.

"Mas Limbad juga enggak kapok. Kontrak di RCTI malah ditambah 25 tahun lagi, seumur hidup," kata Aris kepada Medcom.id lewat pesan teks, Senin, 26 Maret 2018.

Kondisi Belum Pulih, Limbad Tak Mau Dirawat di Rumah Sakit

"Ya senang enggak senang, namanya (juga) kontrak di (industri) hiburan. Kalau seperti Mas Limbad kan beda dengan penyanyi atau pemain sinetron. Kalau Mas Limbad selalu dalam penampilan yang menantang dan harus berbeda," tutur Aris.

Aris tak menampik bahwa Limbad mendapat honor yang besar untuk agenda pertunjukan sekarang hingga 25 tahun ke depan. Di sisi lain, Limbad juga semakin tertantang untuk menyajikan atraksi yang lebih menantang tetapi masih dianggap "wajar".

"Bayaran pasti gede. Urusannya dengan nyawa kalau fakir magic," ujar Aris. "(Limbad) justru makin semangat untuk tantangan yang lebih berat. Yang penting masih wajar, bukan konyol," lanjutnya.

Dalam panggung perayaan 10 tahun program Dahsyat di Surabaya pada Sabtu lalu, Limbad melakukan atraksi mengubur diri dalam balok es setinggi leher selama 14 jam. Begitu aksi selesai, dia langsung ditangani tim medis di lokasi, sebelum dibawa ke rumah sakit. Dia dikabarkan mengalami hipotermia dan masih dalam keadaan sadar saat dikeluarkan dari balok es.

Hingga kini, hari kedua setelah atraksi, kondisi fisik Limbad masih lemah. Menurut Aris, saraf indera perasa di kulit belum berfungsi dengan baik dan tekanan darah lemah. Nafsu makan juga belum pulih dan dia juga sempat kejang. Namun Limbad enggan dirawat di rumah sakit dan memilih beristirahat di rumahnya di Ciracas, Jakarta Timur.
(DEV)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

1 week Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA