Dituduh Lakukan Pelecehan, Sutradara Rush Hour Hentikan Kerjasama dengan Warner Bros

Cecylia Rura    •    03 November 2017 08:00 WIB
brett ratner
Dituduh Lakukan Pelecehan, Sutradara Rush Hour Hentikan Kerjasama dengan Warner Bros
Brett Ratner (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sutradara sekaligus produser Brett Ratner tengah tersandung kasus pelecehan seksual terhadap enam orang perempuan.

Seperti diberitakan oleh Los Angeles Times, Ratner mengumumkan dirinya akan menarik diri dari hubungan kerja bersama Warner Bros. Ratner bersama pihak produksi RatPac-Dune Entertainment telah melakukan kesepakatan dengan Warner Bros.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Ratner mengatakan, "Terkait tuduhan yang diajukan, saya secara pribadi memilih mundur dari semua kegiatan yang berkaitan dengan Warner Bros. Saya tidak ingin ada dampak negatif yang melebar ke studio, hingga masalah ini diselesaikan."

Dari enam perempuan yang melapor, dua di antaranya adalah aktris Natasha Henstridge dan Olivia Munn. Henstridge mengatakan ia mengalami pelecehan seksual oleh Ratner pada awal tahun 1990. Saat itu, Henstridge masih berusia 19 tahun dan Ratner memasuki usia 20-an.

Sementara Munn yang sempat muncul dalam serial TV The Newsroom, film X-Men: Apocalypse dan Magic Mike menuduh Ratner telah melakukan pelecehan seksual padanya saat syuting film After The Sunset tahun 2004. Sebelumnya, Munn telah menyinggung kasus tersebut dalam tulisannya pada 2010 tanpa menyebut tanpa Ratner, dikutip dari Telegraph.

Aktris lain yang juga mengklaim mendapatkan pelecehan seksual adalah Jaime Ray Newman dan Katharine Towne. Dua wanita lain yang sempat membantu Ratner menggarap film Rush Hour 2, Eri Sasaki dan Jorina King juga disebut-sebut mengalami perlakuan yang sama.

Pengacara Ratner, Martin Singer membantah klaim yang diberikan oleh keenam wanita tersebut. Menurutnya, selama dua dekade bersama Ratner, tidak pernah ada wanita yang mengajukan tuntutan atas pelecehan seksual.

Awal mula masalah ini mencuat ketika muncul sejumlah tuduhan terhadap produser film Harvey Weinstein dan sutradara James Toback. Dalam wawancaranya bersama Rolling Stone, Toback membantah tuduhan tersebut. Sementara Weinstein pun juga membantah kabar tuduhan tersebut.



 
(ELG)

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

22 minutes Ago

Danilla merengkuh segala yang bisa dilakukan oleh seorang penyanyi pendatang baru. Mulai dari m…

BERITA LAINNYA