Laila Sari Meninggal, NET Bingung ke Mana Salurkan Donasi

Purba Wirastama    •    21 November 2017 16:01 WIB
laila sari
Laila Sari Meninggal, NET Bingung ke Mana Salurkan Donasi
Laila Sari semasa hidup (Foto: dok. kitabisa.com)

Jakarta: Kondisi ekonomi artis enam dekade Laila Sari menarik simpati ratusan orang yang menyumbang lewat situs penggalangan dana. Kini, setelah Mak Laila meninggal, ke mana dana akan disalurkan?

Pada Jumat petang, 17 November 2017, Laila hadir sebagai bintang tamu dalam acara Ini Talkshow NET TV. Dia menyanyi, bercanda, dan bercerita tentang situasi sulit yang sedang dihadapi. Satu cicit dari anak angkat dia turut hadir.

Dalam segmen kelima, lewat presenter, program ITS mengajak penonton untuk terlibat dalam kampanye pengumpulan dana bagi Laila di situs KitaBisa.com. Target awal Rp20 juta mendapat respons tinggi dari publik karena total dana mencapai Rp 148,5juta dari 761 donatur.

"Donasi sudah kami tutup pada Minggu (19/11) dini hari dan jumlahnya sangat jauh (melebihi) harapan. Jadi kami merasa perlu ketemu beliau untuk bertanya bagaimana sebaiknya donasi ini diberikan," kata Produser ITS Teuku Aditya, saat dihubungi Metrotvnews.com, Selasa 21 November.

"Pada dasarnya kami melakukan itu (program) itu atas pertimbangan cerita beliau di Ini Talkshow yang hari Jumat itu," imbuhnya.

Laila Sari Sang Penghibur Sejati

Adit dan tim dari NET bertemu lagi dengan Laila pada Senin sore, beberapa jam sebelum Laila menghembuskan nafas terakhir. Mereka membahas soal penyaluran dana. Namun menurut Adit, Laila menyerahkan urusan itu kepada pihak NET dan KitaBisa.

"Kata beliau: Ya, Mak sih di umur segini sudah enggak ingin apa-apa karena pertimbangan emak cuma Melati (cicit). Selama hidup, yang atur Emak mendiang ibu, Emak enggak pernah tahu yang gitu-gitu. Emak kalau pegang uang juga enggak tahu uang ke mana saja," kata Adit mengulang ucapan Laila.

Awalnya sempat disepakati, dana akan dipakai untuk renovasi rumah dan membayar utang. Sisanya akan diberikan ke Laila dalam beberapa pilihan yang masih dipertimbangkan. Bisa langsung semua, atau dibagi dalam hitungan bulan lewat lembaga yang lebih paham seluk beluk penyaluran bantuan.

"Uang itu akan kami salurkan lewat lembaga kemanusiaan karena audit dan hal-hal teknis akan lebih jelas dibanding dari NET atau KitaBisa. Biar jadi transparan dan orang enggak menduga ke mana-mana karena itu sumbangan dana dari masyarakat," tutur Adit.

3 Fakta Menarik Laila Sari

Namun tak disangka, Laila tutup usia pada Senin malam dalam usia 82 tahun. Rencana awal batal. Adit mengaku masih bingung dan rencana ke depan akan dibicarakan dulu secara internal dan dengan lembaga donasi. Urusan diharapkan selesai dalam sepekan.

Adit menyebut mereka terbuka terhadap berbagai pilihan yang sekiranya masih tepat sasaran. Ada opsi untuk disalurkan ke cicitnya, atau ke lembaga sosial, atau bahkan dikembalikan. Laila, kata Adit, menyatakan enggan memikirkan soal penggunaan dana itu bagi dirinya.

"Pertimbangan dia benar-benar ke anak yang dia bawa, Melati. Dia berharap ada yang mengangkat dia jadi anak. Dia khawatir dengan anak ini, kalau dia meninggal gimana. Ya, kejadian juga," ujar Adit.

"Jadi sekarang kami masih harus ngobrol (...). Prosesnya sedang kami kejar juga. Nanti kami akan ajak lembaga kemanusiaan dan kami akan liput juga proses itu supaya bisa langsung ditayangkan," tukas dia.

Laila Sari telah dikebumikan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, pada hari ini, Selasa, 21 November 2017 pukul 10.00 WIB. Diantar keluarga dan kolega, Laila dimakamkan satu liang bersama sang suami yang telah meninggal pada tahun 2000.


 


(ELG)