Kelakar Nikita Mirzani Soal Kicauan dengan Retweet Terbanyak

Purba Wirastama    •    05 Oktober 2017 06:00 WIB
nikita mirzani
Kelakar Nikita Mirzani Soal Kicauan dengan Retweet Terbanyak
(Foto: Antara/Teresia May)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dalam dunia media sosial, pos dengan angka respons tinggi merupakan satu penanda bahwa konten terkait telah cukup populer dan menarik minat banyak orang. Tanggapan bisa berupa  komentar balasan, retweet, like, atau love.

Tak ada bedanya dengan akun Twitter @nikitamirzani milik selebrita Nikita Mirzani. Nikita kini tengah menghadapi aduan sejumlah orang atas satu kicauan bernada negatif, yang dianggap berasal dari akun dia. Dari screenshot yang tersebar, kicauan tersebut tampak direspons oleh ratusan pengguna.

Namun yang membuat ibu dua anak ini merasa janggal, tidak biasanya dia mendapat retweet dan love begitu banyak. Cuit balasan bahkan lebih dari 600 pos. Menurut Nikita, cuitan tersebut terlalu populer untuk ukuran pengguna seperti dia, yang lebih aktif berinteraksi di Instagram. Tentu saja jika kicauan tersebut memang benar-benar pernah muncul dari akun @nikitamirzani.

"Niki sempat terkejut, kok berita kayak begini sampai banyak banget yang retweet," kata Nikita saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

"Tetapi Niki pernah menaruh (foto) di Instagram, yang langsung terhubung ke Twitter, foto Niki di (majalah) Playboy. Yang me-retweet cuma 20 orang," lanjutnya.

Kicauan yang dimaksud adalah kata-kata 'Film G30S/PKI Kurang Seru. Seharusnya Panglima Gatot juga Dimasukkan ke lubang buaya pasti seru'. Dari gambar screenshot yang beredar, teks tersebut tampak sebagai salah satu kicauan dari akun @nikitamirzani. Ada 453 balasan, 862 retweet, serta 689 love.

Setidaknya sejak Juli 2017, kicauan Nikita memang tidak pernah mendapat angka respons lebih dari 100 kendati jumlah pengikut mencapai angka 400 ribu. Nyaris semua kicauan merupakan tautan otomatis yang langsung terhubung dengan sejumlah pos foto/video akun Instagram dia di @nikitamirzanimawardi_17.

"Jadi, amazing saja. Mudah-mudahan masalah ini cepat selesai," tukas Nikita.

Terkait dugaan kicauan tersebut, Aliansi Advokat Al-Islam NKRI melaporkan Nikita ke Polda Sumatera Selatan pada Selasa (3/10/2017) dengan tuntutan pasal penyebaran kebencian atau penghinaan. Seperti dilaporkan Tempo Online, mereka menyebut kicauan Nikita menyinggung nama Panglima TNI dan menyakiti hati putra-putri korban PKI dan keturunan TNI.

“Sebagai bagian dari anak cucu pejuang kami juga tersinggung,” kata Yogi Vitagora, juru bicara advokat.

Hari berikutnya, menyusul pelaporan di DKI Jakarta. Kelompok pemuda yang mengaku sebagai Gerakan Pemuda Anti Komunis (GEPAK) berniat melaporkan ke Polda Metro Jaya pada Rabu (4/10/2017). Laporan ditolak karena berkas tidak lengkap.
 


(DEV)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA