Rasa Bosan Menginspirasi Vidi Aldiano Dirikan Bisnis Rintisan

Rizkie Fauzian    •    11 Januari 2018 07:00 WIB
vidi aldiano
Rasa Bosan Menginspirasi Vidi Aldiano Dirikan Bisnis Rintisan
Vidi Aldiano dirikan Krowd (Foto: medcom/rizkie)

Jakarta: Krowd merupakan sebuah platform online yang bertujuan mempertemukan dan menjembatani kolaborasi antara kreator Indonesia untuk menciptakan karya yang tidak hanya menarik dan menginpirasi, tapi juga membawa dampak dan manfaat.

Krowd dibangun sebagai wadah di mana desainer, animator, komikus, musisi, penulis,seniman,perajin, hingga pengembang aplikasi bisa bertemu dan menghasilkan buah cipta yang mengglobal.

Founder sekaligus musisi Vidi Aldiano bercerita tentang ide pembentukan platform online tersebut. Dirinya berbagi kisah saat memulai bisnis label musik VA, kemudian juga merambah ke bidang bisnis lainnya seperti fashion, kuliner dan sekarang startup digital atau bisnis rintisan.

Inspirasi membangun startup digital datang dari pengalaman pribadinya yang dialami dua tahun lalu. "Tahun 2016 saat mau meluncurkan album Persona, saya berkeinginan untuk bikin sesuatu yang beda dari album ini, karena saya merasa sebagai penyanyi siklus ya gitu-gitu saja, kurang kreatif. Nyanyi, masuk studio rekaman, promo album, dan begitu seterusnya berulang-ulang," jelasnya di Menara by Kinar, Selasa 10 Januari 2018.

Keresahan Vidi tersebut menjadi pendorong baginya untuk mencari cara baru untuk membuat suatu karya yang berbeda. Pada pertengahan 2016, Vidi bertemu dengan Kreavi, sebuah paltform online untuk kreator visual di Indonesia.

"Sama Kreavi saya akhirnya mengubah album saya menjadi sebuah artbook. Jadi tidak hanya datang dalam bentuk CD biasa, tapi album Persona juga diluncurkan dalam bentuk artbook yang isinya adalah lagu-lagu saya yang divisualisasikan oleh para kreator visual Kreavi," ungkap pria yang juga lulusan master jurusan Manajemen Bisnis dan Inovasi dari Universitas Manchester ini.

Kerja sama Vidi dengan Kreavi tersebutlah yang mendorong dirinya untuk membangun Krowd untuk berkolaborasi menciptakan suatu karya. Dalam mencetuskan Krowd, Vidi turut menggandeng dua rekannya yaitu founder dan CEO Creativepreneur Event Creator Putri Tanjung dan Chief Executive dari Kibar Yansen Kamto.

"Apa yang menjadi tujuan dari Krowd sejalan dengan apa yang saya coba capai juga di Creativepreneur Event Creator. Kita ingin mengajak lebih banyak lagi anak muda untuk berinovasi karena banyak banget dari mereka yang punya ide luar biasa, kreativitas tinggi, tapi tidak tahu bagaimana cara menyalurkannya," ujar Putri Tanjung yang ditunjuk menjadi Chief Marketing Officer (CMO) dalam Krowd.

Dengan menghadirkan platform beruba web dan aplikasi mobile, Krowd bertujuan untuk membantu para kreator yang kesulitan mengeksekusi ide dan gagasan yang mereka inginkan melalui kolaborasi. Berbagai latar belakang minat dan bakat para kreatir akan diwadahi dalam Krowd, baik yang berperan sebagai Initiator yang menginspirasi project, maupun sebagai Collaborator yang ikut begabung dalam project.

"Jadi tidak hanya berhenti sampai di tahap menginspirasi, tapi kita juga bertujuan untuk mewadahi para anak muda yang punya ide, skill, dan kemauan untuk menciptakan suatu hal yang berdampak besar untuk banyak orang," jelas Putri lebih lanjut.

Selain menghubungkan melalui pltaform online, Krowd juga mengadakan event yang mempertemukan langsung para initiator dan kolaborator. Event bertajuk Krowd Offline ini telah dilaksanakan di Jakarta dan Surabaya, dan menjaring 26 initiator dan 315 collaborator dari berbagi latar belakang industri dan keahlian.

"Setelah launching kami juga akan melakukan roadshow di beberapa kota untuk memberdayakan para kreator dan calon kreator ini. Melalui berbagai rangkaian workshop, kami akan bantu mempersiapkan mereka dari segi skill, lalu kita hubungkan dengan kreator lainnya, yang kemudian diwadahi di platform kita yaitu Krowd," jelas Chief Operating Officer Yansen Kamto.


 


(ELG)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

2 weeks Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA