Nycta Gina dan Desta Ungkap Serunya Menjadi Penyiar Radio

Pelangi Karismakristi    •    07 Maret 2018 08:51 WIB
selebritas
Nycta Gina dan Desta Ungkap Serunya Menjadi Penyiar Radio
Nycta Gina dan Desta (Foto:Pelangi Karismakristi)

Jakarta: Bagi sebagian orang, menjalani karier sebagai penyiar radio sangat menyenangkan. Malah kadang mereka merasa seperti tidak sedang bekerja, saking menikmati profesinya itu.

Nycta Gina, misalnya. Pembawa program acara Desta and Gina In The Morning di Prambors Radio ini mengaku sangat menikmati menjalani profesi seorang penyiar. Dengan menjadi penyiar, ia bisa lebih dekat dengan pendengar karena dapat menceritakan kegiatannya sehari-hari.

"Awal mula aku ke entertainment karena tercebur, dimulai dengan menjadi presenter, komedian, akhirnya setelah semua dijalani, penyiar radio menjadi salah satu kegiatan favoritku. Menyenangkan sekali (di radio), kalau di televisi harus pakai make up. Beda dengan di radio, lebih santai, lebih menjadi diri sendiri," kata selebritas yang juga seorang dokter ini, ketika ditemui di konferensi pers Prambors Wadyabala Hunt 2018, di Jakarta, Selasa, 6 Maret.

Prambors Radio, lanjut Gina, sudah bukan hal asing lagi baginya. Semenjak masih duduk di bangku SMP, Prambors menjadi stasiun radio kegemaran. Dia pun tak menyangka suatu hari ditawari menjadi penyiar oleh Cici Panda, dan dipertemukan dengan produser Prambors Radio pada 2011.

"Setelah mengobrol dengan produser, ternyata katanya aku berbakat. Aku sebenarnya pemalu, tidak terlalu pintar ngomong. Nah, radio itu tempat belajar aku yang pemalu agar bisa berkomunikasi lebih baik. Dari Prambors juga aku banyak tahu apa yang tidak aku tahu. Misalnya, soal peristiwa yang sedang marak terjadi," kata istri Rizky Kinos ini.

Begitu juga dengan Desta, yang mengaku jatuh cinta menjalani profesi penyiar radio. Pemilik nama lengkap Deddy Mahendra Desta ini memulai karier di Prambors Radio pada rentang 2002-2006. Dia sempat hengkang, namun kembali lagi ke Prambors pada 2014.

"Dulu setelah keluar dari Prambors, ditawari membawakan acara sama Gina. Awalnya, gue enggak mau. Akhirnya, pindah ke radio lain. Setelah mendengarkan Prambors lagi, gue dengar Gina udah lebih berkembang (siarannya), dan gue balik lagi. Sampai sekarang, Gina jadi partner siaran yang menyenangkan. Kami saling mengisi, menghargai satu sama lain, dan dua cempreng yang menjadi satu," ucap mantan Drummer Club 80's ini, seraya tertawa.


Desta, Nycta Gina, dan Indra Bekti (Foto:Pelangi Karismakristi)

Desta pun berbagi tips menjadi penyiar yang baik, khususnya bagi para peserta Prambors Wadyabala Hunt 2018. Kunci utama seorang penyiar, menurut Desta, adalah percaya diri.

Desta punya pengalaman terkait percaya diri ini. Ketika tiga bulan pertama menjadi penyiar, suami Natasha Rizki ini nyaris dipecat. Alasannya, vokal kurang mendukung, minim kemampuan berbahasa Inggris, dan wawasan yang terbatas.

"Tapi seiring berjalannya waktu, ada motivasi dari produser bahwa tidak hanya itu saja yang bisa dijual di radio. Ternyata ada potensi diri gue yang bisa dikembangkan, dan sampai sekarang pun masih belajar. Gue saja bisa, apalagi orang-orang yang pasti punya kemampuan lebih banyak dari gue," tutur Desta, memberikan motivasi.

Indra Bekti yang ditemui di lokasi yang sama, berbagi kesan selama menjadi penyiar radio Prambors. Dia berkisah, awalnya ditawari menjadi penyiar oleh Cici Panda pada 2011. Tawaran tersebut membuka jalan bagi Bekti mewujudkan cita-cita masa kecil menjadi penyiar radio.

"Ini impian. Karena pas masih kecil, radio apalagi kalau bukan Prambors. Itu zamannya Mutia Kasim, dan lain-lain. Tiba-tiba gue ditawari siaran, dan dapat partner Gina. Senang banget bisa bergabung di Prambors selama tiga tahun, dan ini menjadi pengalaman tak terlupakan," ucap Bekti.


Wadyabala Hunt 2018

Bagaimana, apakah Anda juga berkeinginan menjadi penyiar radio seperti ketiga selebritas tersebut? Jika ya, ada peluang emas yang sebaiknya jangan dilewatkan. Saat ini, sedang digelar ajang pencarian calon penyiar radio terbesar di Indonesia, Wadyabala Hunt 2018.

Caranya mudah. Buat video menarik Anda sedang melakukan apa pun yang unik sambil siaran radio. Kemudian, unggah video di Instagram dengan format Nama_Umur_Alasan mengapa mengikuti Wadyabala Hunt 2018, disertai tagar #WadyabalaHunt2018.

Wadyabala Hunt 2018 akan menggelar roadshow di delapan kota yakni Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Makassar. Di sana Anda bisa langsung mengikuti audisi secara langsung. Jika lolos seleksi, para peserta akan mengikuti karantina dan training di Jakarta.

Pemenang Wadyabala Hunt 2018 akan diumumkan pada April. Ia berhak mendapatkan kontrak eksklusif siaran di Prambors selama enam bulan, mendapat uang tunai, liputan konser ke luar negeri, kesempatan mewawancarai artis internasional, dan masih banyak lagi.

Kesempatan ini terbuka bagi Anda yang berusia 18-25 tahun, kreatif secara audio dan visual, suka musik dan memiliki kemampuan bahasa Inggris. Ayo, segera daftarkan diri Anda sekarang, di sini!


(ROS)