Bali World Music Festival, Ajang Musik Etnik Terbesar di Indonesia

Ade Hapsari Lestarini    •    03 November 2015 18:03 WIB
bali world music festival
Bali World Music Festival, Ajang Musik Etnik Terbesar di Indonesia
Dwiki Dharmawan akan mengisi Bali World Music Festival (Foto:MI/Immanuel Antonius)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia membidik 10 juta wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang tahun ini. Target tersebut dinaikkan menjadi 12 juta orang pada 2016.

Demi tercapainya target yang sudah ditetapkan pemerintah, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan dunia usaha. Lalu, bagaimana strateginya?

CEO Mata Air Thiar Bramanthia mengatakan, perusahaannya yang bergerak dibidang event organizer, Mata Air, akan menyuguhkan Bali World Music Festival sebagai upaya untuk menarik para peminat musik jazz dan etnik ke Bali.

"Ini upaya kami untuk ikut menyukseskan target yang dicanangkan pemerintah. Kita akan menarik para peminat musik etnik ke Bali, dan diharapkan Indonesia menjadi barometer musik dunia. Ini merupakan event musik etnik terbesar pertama yang diadakan di Indonesia," jelas Thiar, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (3/11/2015).

Thia membeberkan, akan banyak musisi jazz dan etnik internasional yang akan tampil. Di antaranya musisi yang tergabung dalam World Peace Music Kemal Musallam dari Palestina, dan Gilad Atzmon dari Inggris, Nicolas Meier, Nelly Manukyan.

Artis dari dalam negeri antara lain Dwiki Dharmawan, Krakatau, Dewa Budjana, dan sejumlah artis jazz papan atas Tanah Air.

"Kita akan menampilkan para musisi jazz dan etnik dari Palestina ini dengan tujuan menyampaikan pesan perdamaian kepada dunia. Selain itu, akan banyak musisi Tanah Air yang terlibat," tambahnya.

Bali World Music Festival mendapatkan dukungan dari sejumlah BUMN seperti Inna Hotel.

Presdir Inna Hotel Intan Abdams Katoppo menegaskan, pagelaran musik etnik di Bali ini merupakan salah satu terobosan untuk menarik wisman dan wisatawan dalam negeri, terutama para pecinta musik.

"Krisis ekonomi yang melanda dunia saat ini tentunya berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke Indonesia. Bali World Music Fetival merupakan terobosan yang kita harapkan bisa menarik wisman untuk datang, terutama ke Bali," tambah Intan.

Bali dinilai sebagai pulau yang menjadi tempat pertemuan budaya lokal dan internasional, sehingga cocok dijadikan lokasi pagelaran musik yang memadukan antara etnik dan modern.

Bali World Music Festival akan dihelat pada 4 hingga 6 Desember 2015.
(ROS)