Mark Reay, Model & Aktor yang Hidup Menggelandang

Putu Radar Bahurekso    •    01 Agustus 2015 16:37 WIB
selebritas
Mark Reay, Model & Aktor yang Hidup Menggelandang
Mark Reay (Foto:Nypost)

Metrotvnews.com, New Jersey: Mark Reay, lelaki berusia 56 tahun, yang berprofesi model, aktor, dan fotografer asal New Jersey, Amerika Serikat, selama enam tahun hidup di atap bangunan tanpa diketahui orang.

Sejak 2008 hingga 2014, dia hidup di daerah New York, tepatnya di East Village. Tapi bukan di apartemen, melainkan di ruang terbuka sambil berada di dalam sleeping bag.

Penampilan rapi, terawat, postur tubuh tinggi, dan memiliki pekerjaan sebagai model, aktor, dan fotografer, nyaris sulit memercayai bahwa Reay tidak memiliki rumah. Hanya teman-teman terdekat saja yang mengetahui kondisinya.

Setelah lulus kuliah dari Charleston di South Carolina, Reay mendapatkan penghasilan lumayan dari dunia modelling. Kerja di kota-kota besar seperti Paris, Milan, Madrid membuatnya tinggal di apartemen bersama untuk para model.

Pada pertengahan umur 20an, Reay sudah menjadi model untuk Gianni Versace, Franco Moschino, dan Missoni. Dia bahkan muncul di majalah Vague Prancis dengan bayaran USD60.

Dia hanya mendapatkan pendapatan sebesar USD10 ribu selama setahun yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup dan kecintaannya terhadap travelling.

Ketika kembali ke Amerika Serikat, selain menjadi model, Reay juga mulai terjun ke dunia akting dengan memainkan peran-peran kecil dan melakukan pekerjaan kantoran. Namun kebiasaan tersebut sangat membosankan. Dia bukanlah tipe orang yang bisa menetap.

Pada akhir 90an di kota New York, Reay menjual katering dan beberapa kali juga bekerja sebagai aktor. Dia sempat berakting dalam musim pertama serial TV Sex and The City. Dia tinggal di sebuah ruangan kecil dengan harga sewa USD175 per bulan di daerah Chelsea. Dia ditawari uang sebesar USD30 ribu untuk pindah dari tempat tersebut karena akan direnovasi.



Dia setuju dan pergi ke Rio de Janiero untuk berlibur serta mempelajari keterampilan sebagai seorang fotografer. Dia merasa bahagia dengan hidup tidak terikat. Dia bahkan tidak pernah memiliki hubungan yang serius dengan wanita.

Pada awal 2008 di kota New York, Reay melakukan pekerjaan di belakang panggung fashion show sebagai fotografer untuk majalah dan sebagian banyak tidak dibayar.

Selain itu, dia juga menjadi fotografer untuk Diane von Furstenberg. Dia bisa mendapatkan uang USD200 sebagai fotografer cadangan.

Ketika menjadi fotografer utama, dia bisa mengantongi USD1.500 per hari, namun pendapatan tersebut tidak tetap dan dia tidak punya simpanan.

Reay kemudian sempat menjadi fotografer dalam acara ’09 Spring/Summer Fashion Week selama seminggu dan mendapatkan uang sebesar USD 700.

Kemudian ia tinggal di hostel seharaga USD 30 semalam di wilayah Williamsburg, namun pergi setelah 48 jam karena ia diserang gigitan serangga. Pada saat itu ia ingat bahwa ia memiliki kunci untuk ke tempat tinggal temannya, dan kemudian dia tinggal di atap tempat tinggal temannya tersebut tanpa temannya tahu.

Selama enam tahun ia berhasil hidup di sana tanpa diketahui oleh temannya maupun orang lain. Orang lain terlalu sibuk untuk memperhatikan Reay. Reay hanyalah pria paruh baya yang tidak mabuk dan tidak mengenakan pakaian kotor, sehingga ia menjadi orang yang tidak dicurigai.

Pendapatannya cukup untuk memenuhi kebutuhan telepon, makanan, asuransi kesehatan, rental locker, dan anggota pusat kebugaran. Namun, dia tetap mempunyai teman yang membantunya, ia diizinkan menginap di tempat tinggal temannya saat cuaca buruk seperti saat badai.

Reay menjaga bentuk badannya dengan pergi ke gym, lima atau enam kali seminggu agar bisa menambah penghasilan dengan bermain film.

Dia sempat berakting sebagai seorang pengacara dalam film The Good Wives dan agen FBI di Men In Black 3.

Terkadang ia merasa sangat marah kepada dirinya atas ketidakmampuannya memiliki pekerjaan tetap dan memenuhi hidup.

Pada 2010, dia terhubung kembali tengan temannya yang berasal dari Austria. Namanya Thomas Whirthenson, seorang model yang kini menjadi pembuat film.

Ketika Reay menceritakan kehidupannya yang tidak memiliki tempat tinggal, mereka sepakat untuk membuat film dokumenter Homme Less.

Saat ini Mark Reay tinggal bersama ibunya di New Jersey sambil sesekali masih bekerja sebagai model, aktor, maupun fotografer. Tentu ia sudah tidak bisa tinggal diatas atap lagi karena keberadaanya sudah diketahui melalui film Homme Less.

"Saya bangga bisa menceritakan perjalanan saya menjadi bagian dari film yang artistik, yang memberikan saya lebih banyak pengharapan untuk masa depan," ucapnya, saat bercerita kepada Jane Ridley seperti dilansir Nypost.

 


(ROS)