Lembaga Manajemen Kolektif Nasional, Upaya Indonesia Menekan Pembajakan Musik

Agustinus Shindu Alpito    •    06 Mei 2015 18:43 WIB
pembajakan musik
Lembaga Manajemen Kolektif Nasional, Upaya Indonesia Menekan Pembajakan Musik
Foto: Antara / Dhoni Setiawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Membahas pembajakan karya cipta sepertinya tidak ada habisnya. Selain luasnya sudut pandang, pembahasan ini juga berpacu dengan teknologi yang terus berkembang, yang di satu sisi mempermudah akses masyarakat mendapat konten bajakan.

Pembajakan tidak semata-mata berbentuk fisik dan unduhan, memperdengarkan karya musik kepada khalayak melalui media penyiaran seperti televisi dan radio tanpa seizin pemilik karya termasuk penyalahgunaan karya intelektual.

Tentu akan jadi repot jika televisi atau radio harus meminta izin setiap saat ingin memutar lagu, entah dalam bentuk klip atau sebagai latar musik sebuah acara. Melihat persoalan itu, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan hak Asasi Manusia mendirikan Lembaga Manajamen Kolektif Nasional.

Lembaga ini nantinya menjembatani antara pengguna karya dan pemilik karya. Sehingga, mereka yang menggunakan konten musik untuk kepentingan komersial dan publik bisa mengurus segala kepentingan soal hak cipta melalui satu pintu, yaitu Lembaga Manajemen Kolektif Nasional.

Hal ini sekaligus menjawab persoalan pengurusan hak cipta yang kerap jadi perdebatan di rumah karaoke.

"Semua tayangan lagu yang ditayangkan lewat broadcasting atau misal karaoke menjadi legal sepanjang user itu membayar ke lembaga kolektif," kata Prof. Dr. Ahmad M. Ramli, S.H., M.H., FCBArb, dalam diskusi soal hak cipta di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2015).

Sayangnya, lembaga ini baru fokus soal hak cipta di bidang musik. Belum merambah ke bidang kreatif dan seni lain seperti film.

Lembaga Manajemen Kolektif Nasional mulai aktif pada 7 Mei 2015. Guna memaksimalkan perannya, beberapa musisi terlibat di tubuh lembaga ini, di antaranya Rhoma Irama, Sam Bimbo, dan Ebiet G. Ade.


(AWP)

Produser The Rolling Stones Percaya Dangdut Mampu Mendunia

Produser The Rolling Stones Percaya Dangdut Mampu Mendunia

14 hours Ago

Seperti yang dikatakan Rhoma Irama lewat lagu Viva Dangdut, "Dunia pun berdangdut, dunia k…

BERITA LAINNYA