Gaun Ini yang akan Dipakai Puteri Indonesia di Miss Universe 2015

Triyanisya    •    17 Desember 2014 18:58 WIB
puteri indonesia
Gaun Ini yang akan Dipakai Puteri Indonesia di Miss Universe 2015
Puteri Indonesia 2014 Elvira Devinamira (Foto:Metrotvnews.com/Triyanisya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Puteri Indonesia 2014 Elvira Devinamira akan memamerkan enam gaun di ajang Miss Universe 2015.

Yayasan Puteri Indonesia memercayakan beberapa desainer lokal untuk merancang gaun-gaun Elvira, yaitu Anaz Khairunnas, Didiet Maulana, Ivone, Yuana, Anne Avantie, dan Dynand Fariz.

Anas Khairunnas merancang dua gaun malam dan red carpet yang akan dikenakan Elvira. Yang pertama adalah long dress merah dengan tema "Bajoe Nomads." Gaun ini mengisahkan ketangguhan suku Bajoe dalam mengarungi lautan, serta ketergantungan hidup pada hasil laut. Motif jaring pada gaun menceritakan kekayaan sumber daya laut yang bisa diangkat dan dimanfaatkan suku Bajoe.


Bajoe Nomads

Kemudian, gaun kedua yang Anas rancang untuk Elvira bertema "Silence of Maja."

"Gaun 'Silence of Maja' menggambarkan kejayaan kerajaan Majapahit pada zaman itu. 'Silence of Maja' memiliki tiga koleksi, yang ketiga akan dipakai Elvira untuk dinner. Total saya menyiapkan 14 gaun untuk Elvira," jelas Anas di Taman Sari Royal Heritage Spa, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014).


Silence of Maja

Rancangan berikutnya yaitu "Ikat Indonesia" by Didiet Maulana. Didiet menghadirkan karya kombinasi garis-garis lurik dan tenun ikat dari berbagai daerah. Bermain dengan teknik pleats dan kombinasi geometris menjadi kekuatan utama koleksinya.

Cropped top dengan detail lurik yang bersiluet oversized dan sweatshirt ini mengusung simplicity dari gaya urban kaum metropolis yang senantiasa menghendaki pakaian simpel, mudah dipakai, dan bisa mengakomodasi kebutuhan gerak serta aktivitas harian.

Beda lagi dengan rancangan Ivone, Dress by VoneClothing. Terinspirasi dari Candi Borobudur, Ivone melukiskan keindahan Borobudur di kertas, lalu dicetak pada selembar kain. Gaun yang pengerjaannya satu bulan ini merupakan evening gown yang akan dipakai Elvira berkegiatan menjelang malam.

"Ini bahannya satin, tapi lebih stretch. Saya pikir tema Borobudur bisa dibawa ke ajang internasional. Saya desain detailnya juga sesuai susunan Borobudur," terang Ivone.

Dijelaskan Ivone, Borobudur terdiri dari tiga tingkat. Mulai dari tingkat terbawah, Kamandatu, menggambarkan kehidupan manusia yang masih terikat hawa nafsu dan bisa berbuat salah. Tingkat kedua, Rupadatu, menggambarkan kehidupan Budha di dunia yang semu. Rupadatu ditempatkan Ivone pada bagian pundak gaun Elvira.

Kemudian, tingkat tertinggi, Arupadatu. Ketika Buddha sudah mencapai tingkatan tertinggi dan tidak bisa lagi berbuat salah. Desain Arupadatu diletakkan di bagian dada gaun Elvira.

"Sengaja saya buat seperti ini karena saya tidak ingin hanya menampilkan keindahan Candi Borobudur saja, tapi juga mencoba menyampaikan maknanya," terang Ivone.

Berikutnya, Sephora Batik buah karya Yuana, mengambil tema "Bhinneka Tunggal Ika." Yuana menghasilkan gaun batik yang menggunakan bahan tradisional, namun tetap tampak modern.

"Saya memadukan beberapa bahan yang berbeda dari beberapa daerah seperti batik rangrang, batik tulis encim, dan batik motif parang untuk menghasilkan satu busana batik yang cantik dan modern," ujar Yuana.

Selanjutnya, desainer asal Bali, Arturro. Dia membawa eksotika Miami ke dalam gaun yang akan dikenakan Elvira. Warna hijau dan biru khas pantai sangat cantik melekat di kulit Elvira yang eksotis.

Selama masa karantina berlangsung, Elvira akan memakai busana dari desainer lainnya seperti Soko Wijayanto, Batik Ny. Indo, dan Batik sultan.

"Elvira akan menjadi showroom budaya Indonesia, karena dalam pakaian-pakaian yang akan dikenakannya nanti berisi berbagai budaya Indonesia yang sangat memukau. Saya sangat berharap Puteri Indonesia yang kami kirimkan bisa meraih hasil terbaik di ajang Miss Universe 2015. Kalau bisa, lebih baik dari pendahulunya," harap Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia Putri K Wardani.

 


(ROS)