Merayakan Kemerdekaan dengan Keroncong Musyawarah

Agustinus Shindu Alpito    •    09 Agustus 2017 11:34 WIB
musik indonesia
Merayakan Kemerdekaan dengan Keroncong Musyawarah
(Foto: MusicBagus)

Metrotvnews.com, Jakarta: Musik keroncong kerap diasosiasikan sebagai musik yang menggambarkan citra musikal masyarakat Indonesia. Sayangnya, keroncong tak begitu populer di kalangan anak muda. Namun bukan berarti musik keroncong tak lagi punya penerus.

Grup musik Keroncong Musyawarah mencoba hadir untuk membuktikan eksistensi keroncong yang terus berpacu dengan zaman dan ketertarikan para penggemar musik Indonesia. Untuk itu, mereka merilis singel berjudul Tradisi  yang dirilis oleh perusahaan rekaman yang digagas Glenn Fredly, Musik Bagus.

“Sebagai perusahaan rekaman, Musik Bagus terpanggil untuk memperkenalkan dan melestarikan aliran musik keroncong yang sejatinya melegenda. Kami memulainya dengan Keroncong Musyawarah. Ini musik bagus dan radio harus membantu untuk memperkenalkannya kepada pendengar radio,” ujar Glenn Fredly.

Tradisi  dirilis dalam momen perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72. Momen yang tepat untuk menunjukkan semangat berkarya mereka di bulan yang penuh semangat untuk merdeka.

Keroncong Musyawarah sendiri adalah grup yang para personelnya berasal dari Yogyakarta dan Jakarta. Terbentuk sejak 15 Mei 2016, grup ini terdiri dari Anton (violin), Amel (cuk), Ava (cak), Angga (cello), Dessy (bass), dan Candra (flute).

Para personel Keroncong Musyawarah awalnya fokus pada dunia musik klasik Barat dan pop. Lantas, mereka berupaya mengeksplorasi irama musik keroncong agar dapat diaplikasikan terhadap jenis musik lain.

“(Singel) Tradisi  adalah hasil dari keisengan, keusilan, dan kejenakaan kami dalam bermusik dengan melaraskan harmoni tanpa muatan tertentu,” ujar Ava yang juga pesonel dari trio-violin bernama Kamila.

Keroncong Musyawarah telah mempersiapkan sejumlah agenda sebagai bagian dari kepedulian mereka terhadap keroncong, antara lain rencana untuk menggelar lokakarya ke berbagai komunitas anak muda untuk meningkatkan ketertarikan mereka terhadap musik keroncong, juga mengusung tema-tema lirik yang lebih mudah dicerna oleh generasi saat ini.


(DEV)