Sisitipisi Masih Nakal Di Album Terbaru

Purba Wirastama    •    01 Juli 2018 17:02 WIB
sisitipsi
Sisitipisi Masih Nakal Di Album Terbaru
(Foto: IST)

Jakarta: Grup musik Sisitipsi baru saja merilis album terbaru berjudul ML alias Minta Lagi. ML menjadi album kedua mereka setelah 73% yang dirilis dua tahun silam.

ML berisi sembilan nomor lagu. Salah satunya, BOMAT!, telah dilepas lebih dulu sebagai singel pada Mei lalu. Lirik-liriknya, yang sebagian besar diciptakan oleh Fauzan Lubis, bercerita tentang kehidupan urban dan malam Jakarta.

"Materi album kedua ini sudah kami kumpulkan sejak album pertama rilis. Pada akhir 2017, kami dipertemukan dengan teman-teman di Velvet Studio – banyak banget dibantu. Lalu pada akhir desember 2017, mulai rekaman," kata Fauzan dalam jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu, 1 Juli 2018.

Menurut Sisitipsi, tema ini tampak kentara dalam lagu seperti Lantai Dansa, Tante Merry, Ah Ahh Ahhh, dan Masih Kurang. Lalu ada lagu-lagu yang disebut punya tema cinta kental, yaitu Waktu Enggan Menyapa dan Paling Bisa.

Judul album ML dipilh karena dirasa dapat menggambarkan kesan yang hendak disajikan lewat album ini, yaitu nakal, tidak peduli, dan gemar berpesta.

(Sisitipsi, Balada Alkohol dan Bersenang-senang)

Bersamaan dengan album ini, Sisitipsi juga merilis video musik untuk lagu Paling Bisa. Lagu ini juga dilepas terpisah sebagai singel. Sebelumnya, mereka juga merilis video musik BOMAT! garapan sutradara Hendrick Ben.

ML diproduksi oleh Velvet Studio bersama Maximum Soul. Rian Rahman, gitaris Sisitipsi, menjadi produser. ML menjadi proyek album rekaman pertama yang dikerjakan Velvet. Sebelumnya, mereka mengerjakan singel dari sejumlah band, salah satunya Silampukau.

Albumnya telah tersedia secara digital di sejumlah platform streaming dan unduhan. Selain digital, Sisitipsi juga merilis album fisik bersama Demajors.

Enam personel utama Sisitipsi adalah Muhammad Fauzan Lubis (vokal), Eka Wiji Astanto (kontrabass), Rian Rahman (gitar), Hendar Dimas Anggara (kibor), Aditya Rahman (drum), serta Amoroso Romadian (trombone).


(DEV)

SMASH Menolak Bubar

SMASH Menolak Bubar

1 week Ago

SMASH kembali bukan sebagai 'Seven Man As Seven Heroes'. Berenam; Bisma Kharisma, Rangg…

BERITA LAINNYA