Efek Rumah Kaca Gratiskan Album Sinestesia

Agustinus Shindu Alpito    •    12 Januari 2016 13:41 WIB
efek rumah kaca band
Efek Rumah Kaca Gratiskan Album Sinestesia
Album Sinestesia ERK (Foto: Twitter)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jelang konser Sinestesia yang akan digelar pada 13 Januari 2016 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, grup musik Efek Rumah Kaca menggratiskan album terbaru mereka, Sinestesia.

"Bagi yang akan menonton konser, semoga dengan mendengarkan materi album ini terlebih dahulu, akan bisa menikmati konser dengan lebih santai, tanpa harus mengerutkan kening untuk mencerna lagu. Dan yang terakhir, semoga konser ini mengena di hati calon penonton,” tulis Efek Rumah Kaca di situs resmi mereka.

Menggratiskan album bukan hal baru bagi Efek Rumah Kaca. Dua album mereka sebelumnya, Efek Rumah Kaca (2007) dan Kamar Gelap (2008) juga dibagikan secara cuma-cuma. 

Pada tahun 2013, para personel pernah menjelaskan alasan mereka menggratiskan karyanya. Salah satu gagasan utama mereka adalah menganggap musik bagian dari ilmu pengetahuan. 

Selama ini, internet sudah memberi dan membuka arus informasi ilmu pengetahuan terhadap jutaan orang di dunia, sehingga Efek Rumah Kaca ingin berkontribusi terhadap hal itu.

“Salah satu alasan utama kami dalam memproduksi karya adalah bagaimana karya kami bisa diakses oleh masyarakat luas. Tanpa bantuan industri ‘mainstream’ di Indonesia lebih sulit rasanya untuk menjangkau masyarakat dengan media promo yang sudah mapan. Internetlah solusinya," kata bassist Efek Rumah Kaca, Adrian Yunan Faisal, kala itu.

"Kami bisa membuka akses seluas-luasnya dalam dan luar negeri. Orang lain pun pantas mendapatkan lagu kami secara gratis terlebih dahulu karena mereka bisa menyimak lebih dahulu sebelum memastikan suka atau tidaknya. Bila pada akhirnya mereka mau mengunduhnya dengan berdonasi, membeli rekaman fisiknya, atau mengundang kami untuk manggung, itu adalah bonusnya,” lanjutnya.

Album "Sinestesia" versi fisik tetap dijual oleh Efek Rumah Kaca. Dalam versi rilisan fisik, terdapat karya visual dari seniman The Secret Agent (Keke Tumbuan & Indra Ameng), The Popo (karakter ciptaan Ryan Riyadi), dan Poppie Airil.



(ELG)