Trisouls Persembahkan Lagu 'Isyarat' untuk Penyandang Tuli

Cecylia Rura    •    20 April 2018 17:55 WIB
kaum difabelmusik indonesia
Trisouls Persembahkan Lagu 'Isyarat' untuk Penyandang Tuli
Penampilan Trisouls di Santi Rama (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Trisouls bekerjasama dengan Warner Music Indonesia menggelar acara Berbagi Kasih bersama teman-teman tuli di Yayasan Santi Rama, Jakarta Selatan pada Jumat, 20 April 2018.

Bersama penyandang tuli, trio vokal Damien, Yerri, dan Jesse membawakan satu singel perdana mereka, Senyummu Hanya Untukku sebagai pembuka acara. Mereka juga membawakan lagu terbaru mereka, Isyarat yang baru dilepas resmi pada 18 Januari 2018 melalui video lirik bersama gadis teman tuli, Muffi.

Trisouls juga menelurkan video musik terbaru Isyarat pada 22 Februari 2018. Mereka melakukan syuting video klip bersama Panji Surya Sahetapy, putra dari aktor Ray Sahetapy dan Dewi Yull yang juga bagian dari teman tuli.

"Kita kemarin bikin video klip bareng Kak Surya. Kita memang ingin datang ke Sekolah Santi Rama untuk bertemu teman-teman di sini," kata Jesse dalam perkenalannya bersama teman-teman tuna rungu di Yayasan Santi Rama, Jakarta Selatan, Jumat, 20 April 2018.

"Kita bakal main games, bakal nyanyi juga, dan akan bagi-bagi hadiah buat teman-teman di sini," tambahnya.

Kedatangan Trisouls ke Santi Rama sekaligus sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada teman tuli karena telah menginspirasi mereka dalam video musik Isyarat.

"Terima kasih karena sudah menerima kami. Kami senang sekali berada di sini, karena kalian semua sangat menginspirasi kami. Kami sangat bersyukur, semoga kami bisa membawa yang baru buat kalian dan kami juga akan menghibur kalian pada pagi ini melalui musik kami. Semoga berkenan dan diterima buat adik-adik semua," ucap Damien.

"Lagu pertama yang kami bawakan adalah lagu pertama kami, Senyummu Hanya Untukku."

Trisouls kemudian membawakan lagu tersebut tanpa bantuan mikrofon, diiringi permainan kibor dari Yerri.

Kepada teman-teman tuli Damien mengungkapkan lagu Senyummu Hanya Untukku bercerita tentang seseorang yang mengagumi senyuman orang lain.

"Di lagu ini lami menggambarkan senyuman kami para lelaki ke satu wanita," kelakar Damien.

"Buat kalian yang harinya ingin penuh warna dipenuhi senyuman, lagu ini cocok untuk kalian semua," imbuh Yerri.

"Pesannya, supaya kita semua menebarkan hal positif ke sekitar kita. Hal positif yang paling mendasar dimulai dari senyuman. Kalau kalian ada masalah beban, kalau dibawa senyum pasti semua terasa enteng," kata Yerri.

Acara dilanjutkan dengan games kedua yakni tebak gambar serta adu dansa bersama Damien dan Jesse sebelum Trisouls memainkan lagu terbaru mereka, Isyarat.



Pelajar di Yayasan Santi Rama yang menyaksikan aksi Trisouls (Foto: Medcom.id/ Cecylia Rura)



Jesse yang berdalih tak bisa berdansa mengajak teman-teman tuli kompak berdansa Poco-Poco.

Penampilan Trisouls semakin lengkap dengan kehadiran Muffi, teman tuli yang menjadi model video lirik Trisouls di singel Isyarat.

Yerri sebagai pembuat lagu Isyarat memaparkan makna lagu tersebut.

"Pada saat lembuatan video lirik dibantu kakak Muffi. Lagu Isyarat ini awal ceritanya untuk menggambarkan perasaan rindu saya kepada kakek saya yang sudah meninggal."

"Di lagu ini saya bercerita, enggak terima kalau kakek saya sudah meninggal, tapi seiring dengan berjalannya waktu akhirnya saya bisa menerima kepergian kakek saya."

"Saya beri judul Isyarat karena opa saya wafat tanpa meninggalkan isyarat," terang Yerri.

Keterlibatan teman-teman tuli pun bukan tanpa sebab.

"Dilihat dari judulnya, Isyarat, kita juga mau berbagi dengan teman-teman kita. Jadi intinya kita bertiga mau semua orang menikmati musik, karya, dan lagu kita. Enggak cuma segelintir orang, tapi semua bisa menikmati lagu kita," sambung Yerri.

Isyarat merupakan singel ketiga Trisouls yang kini berada di bawaha manajemen Warner Musik Indonesia. Dua lagu mereka lebih dulu dirilis, yakni Senyummu Hanya Untukku pada 21 April 2017 dan Terbawa Perasaan pada 27 Oktober 2017. Ketiga lagu tersebut merupakan hasil ramuan yang dibuat oleh Yerri sebagai pembuat lagu.

"Lagu kedua Terbawa Perasaan, itu dua-duanya (Senyummu Hanya Untukku dan Terbawa Perasaan) cerita umum anak muda zaman sekarang yang lagi suka-sukaan sama sahabatnya. Intinya dua lagu tersebut cerita anak muda banget, lebih, relate ke kehidupan kita semua."

"Inspirasinya sejauh ini masih tentang percintaan. Menurut saya cinta itu luas, bukan sekadar pasangan dan lawan jenis. Kita mesti mencintai sekitar kita, yanh paling penting orang tua dan Tuhan," papar Yerri.

Pada akhir acara Trisouls meminta teman-teman tuli untuk menuliskan puisi yang sekaligus menjadi proyek Trisouls selanjutnya.

"Kami beri tantangan coba tulis puisi lalu kami akan memilih salah satu dari puisi kalian dan kami akan membuat lagu, dan di-upload di YouTube kami," kata Jesse.

Acara ditutup manis dengan lagu Isyarat yang dibawakan bersama Muffi.

Di akhir acara Muffi berpesan kepada teman-teman tuli agar tidak perlu malu dan mengatakan maaf ketika berkomunikasi dengan siapa pun.

"Jangan malu dan harus percaya diri," ungkap Muffi dalam bahasa isyarat yang diterjemahkan oleh instruktur bahasa di Santi Rama.

 


(ASA)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

3 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA