Panggung Terakhir Malcolm Young Bersama AC/DC

Agustinus Shindu Alpito    •    20 November 2017 14:04 WIB
ac/dc
Panggung Terakhir Malcolm Young Bersama AC/DC
Malcolm Young telah lama mengidap demensia (Foto: Billboard)

Sydney: Pada 18 November lalu, dunia kehilangan salah satu musisi terbaik, yaitu Malcolm Young. Gitaris sekaligus salah satu pendiri AC/DC itu mengalami masalah tragis terkait dengan kesehatannya. Dia terkena demensia.

Meninggal pada usia 64 tahun, Malcolm meninggalkan warisan besar rock & roll. Malcolm sendiri mendirikan AC/DC pada 1973 bersama saudaranya, Angus Young.

Penampilan Malcolm terakhir kali bersama AC/DC terjadi tujuh tahun lalu. Tepatnya pada 28 Juni, 2010 di Campo de San Manes, Bilbao, Spanyol. Konser itu merupakan satu dari 168 rangkaian konser dalam rangka promosi album ke-15 AC/DC, Black Ice, yang dirilis pada 2008.

Beruntung, dunia sudah sudah canggih hingga momen terakhir Malcolm dengan AC/DC terabadikan dengan baik.

Malcolm Mitchell Young lahir pada 6 Januari 1954 di Glasgow, Skotlandia. Saat kecil Malcolm dihabiskan di Skotlandia, sampai pada tahun 1963, badai salju membuat warga Skotlandia mendapat tawaran untuk memulai kehidupan baru di Australia. Daerah yang berpotensi untuk hidup yang lebih baik. Orangtua Malcolm pun memutuskan pindah. Termasuk memboyong adik Malcolm, Angus.

Malcolm berusia 20 tahun ketika dia mendirikan AC/DC bersama Angus. Kakak-beradik ini mampu secara padu memadukan dua gitar pada musik hard rock hingga menghasilkan riff dan melodi yang ikonik.

Pada September 2014, manajemen AC/DC mengumumkan bahwa Malcolm pensiun secara permanen dari band, karena masalah demensia.




(DEV)