Nostalgia di Panggung 90-an Java Jazz Festival 2018

Purba Wirastama    •    04 Maret 2018 09:28 WIB
java jazz festival 2018
Nostalgia di Panggung 90-an Java Jazz Festival 2018
(Foto: Purba Wirastama)

Jakarta: Nostalgia kembali menjadi sajian panggung Java Jazz Festival 2018 hari kedua. Salah satunya adalah penampilan atraktif lagu 90-an dari Glenn Fredly, Sandhy Sandoro, Tompi, dan Kafin Sulthan, serta sejumlah musisi seperti Andra Ramdhan dan Rafi Muhammad.

Sebagai pembuka, Sandhy membawakan tembang Hanya Satu Kata, yang dulu dipopulerkan Hary Mukti. Berikutnya langsung menyambung, lagu Nirwana dari Gigi.

Ribuan penonton yang memenuhi aula D2 JIExpo Kemayoran Jakarta, mungkin jumlahnya mencapai 8.000 orang, menyambut riuh dan ikut bernyanyi. Shandy asyik menguasai panggung dan berinteraksi dengan penonton.

Sesi Sandhy selesai, giliran yang jauh lebih muda tampil. Kafin Sulthan, penyanyi-pianis asal Bandung  berusia 13, masuk ke panggung menuju keyboard yang telah disiapkan di tengah. Sambutan penonton jelas menunjukkan bahwa musisi remaja ini punya banyak penggemar.


(Foto: Purba Wirastama)

Kafin menyajikan mash-up tiga lagu populer Dewa 19 yang sering kita jumpai di kalangan mahasiswa 1990 hingga 2000-an. Ada Cinta Kan Membawamu, Pupus, serta Risalah Hati yang dibawakan dengan sentuhan jazz lembut.

Paduan suara penonton tak terhindarkan. Kafin juga berinteraksi dengan penonton yang sangat familiar dengan lagu-lagu ini. Usai sesinya selesai, Kafin mengajak penonton berdendang untuk memyambut Tompi.

Tompi dan band menyuguhkan dua lagu mash-up, yaitu Kebebasan dari Singiku dan Mobil Balap dari Naif. Pada bagian Mobil Balap, dia memberikan sesi solo khas jazz untuk sejumlah pemain.

Bagian paling menarik, dia menantang Rafi beradu drum. Setelah tiga sampel tabuhan drum, Tompi mengambil satu tongkat Rafi.

"Kalau dua stik biasa. Satu stik!" ujar Tompi sebelum kembali menantang Rafi.

Rafi, sekali lagi, menunjukkan kebolehannya. Setelah itu, Tompi langsung menantang penonton menirukan tabuhan drum. Hasilnya, cukup kacau.

"Inilah kenapa kalian ditakdirkan sebagai penonton. Bahkan Glenn Fredly enggak bisa menirukan saya," kelakar Tompi.

Tompi pun kembali bernyanyi dan menutup lagu Mobil Balap. Tanpa basa-basi lagi, dia memanggil Sandhy, Kafin, serta Glenn Fredly ke panggung. Berempat, mereka menyanyikan satu tembang klasik Dewa 19 yang tak boleh terlupa, Cukup Siti Nurbaya.

Java Jazz Festival 2018 digelar selama tiga hari di JIExpo Kemayoran Jakarta pada 2-4 Maret. Tingkat antusiasme penonton meningkat signifikan pada petang ini dengan 11 panggung yang hampir selalu rsmpai.


(DEV)