Adrian Yunan Berharap Dapat Berkolaborasi dengan Silampukau

Agustinus Shindu Alpito    •    07 Oktober 2017 13:30 WIB
silampukau
Adrian Yunan Berharap Dapat Berkolaborasi dengan Silampukau
Adrian Yunan (Foto: Metrotvnews/Shindu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan bassist Efek Rumah Kaca, Adrian Yunan, saat ini tengah merintis karier solo. Berbeda dari apa yang dilakukannya di Efek Rumah Kaca, Adrian mengusung musik folk. Dia telah merilis album debut sebagai musisi solo, Sintas, beberapa waktu lalu.

Ditemui dalam acara Synchronize Festival 2017 yang digelar di Gambir Expo Kemayoran, Jumat (6/10/2017), Adrian bercerita tentang beberapa gagasan dan rencananya dalam dunia musik. Termasuk harapannya bisa berkolaborasi dengan duo folk asal Surabaya, Silampukau.

“Gue ingin sekali bisa berkolaborasi dengan Silampukau, karena mereka membuat folk enggak membosankan dan mencerahkan,” ujar Adrian.

Adrian Yunan Merajut Asa

“Gue sebenarnya agak enggak pede (percaya diri) untuk ngobrol langsung dengan mereka. Gue berharap suatu saat kalau sudah ngobrol bisa (produktif ke arah kolaborasi).”

Adrian juga mengatakan bahwa album Sintas merupakan sisi lain dari apa yang pernah dia kerjakan di Efek Rumah Kaca. Jika Efek Rumah Kaca identik dengan lagu yang membawa gagasan besar soal isu sosial, lingkungan dan hak asasi, dalam album Sintas Adrian mencoba mengangkat sesuatu yang lebih personal, emosional dan dekat dalam keseharian.

Adrian saat ini mengalami behcet's disease yang membuat kemampuan melihat berkurang drastis. Termasuk membuat kondisi fisiknya turun.

Adrian Jadi Penonton Efek Rumah Kaca

Adrian tampil pada hari pertama Synchronize Festival 2017, Jumat (6/10/2017). Selang tiga jam kemudian, Efek Rumah Kaca tampil di acara yang sama, pada panggung berbeda. Namun Adrian kali ini tidak ikut naik panggung bersama Efek Rumah Kaca. Band yang pada malam tadi itu tampil tanpa vokalis Cholil Mahmud, dibantu dengan vokalis tamu, yaitu Ade Paloh dari Sore, Iga Massardi dari Barasuara, Arina dari Mocca dan Robi dari Navicula.


 
(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA