Barry Likumahuwa Gagas Album Penghormatan untuk The Rollies

Cecylia Rura    •    14 Desember 2018 19:15 WIB
Barry Likumahuwa
Barry Likumahuwa Gagas Album Penghormatan untuk The Rollies
Salute The Rollies (Foto: Dok. demajors)

Jakarta: Barry Likumahuwa menggagas album penghormatan untuk band The Rollies melalui kerja kolektif bersama delapan grup musisi Tanah Air. Putra dari Benny Likumahuwa (pemain trombone The Rollies) itu menggandeng delapan grup untuk membawakan lagu-lagu The Rollies.

Kedelapan  musisi itu ialah, Adhitia Sofyan feat. Indra Aziz, (Sunshine Brotherhood), Bonita & The Hus Band (Pahlawan Revolusi), Dialog Dini Hari (Burung Kecil), Endah N Rhesa (Setagkai Bunga), Glenn Fredly (Kemarau), Laid This Nite (Astuti), R.I.M.A (Hari-hari), dan TOR (Bad News).

Ide ini digagas Barry sejak awal tahun 2018. Album ini dirilis untuk mengingat kembali karya-karya band The Rollies yang kini telah berusia 51 tahun. "Mereka berdiri tahun 1967 dan masih aktif hingga sekarang. Lagu-lagu mereka zaman dulu sangat populer, bahkan banyak prestasi yang diraih hingga tampil dan rekaman di mancanegara. Rasanya sayang kalau musiknya berhenti di situ saja," kata Barry di Jakarta.

Rekaman album ini dilakukan secara live di Earspace, Ruko Pasar Kita, Pamulang. Untuk audio direkam oleh Dimas Pradipta didukung perangkat dari Melodia Musik. Gambar latar belakang video dibuat kolektif oleh seniman muda Lo.Cult yakni Popongamung, Gula, Bulletos, Mahendra Nazar, Rezamorp. Video direkam Nala Satmowi, Rendi Raditya, Shandy Ernawan, dan dibantu tim produksi Reiproject Management. Ilustradi dan tata desain sampul album dikerjakan Rhesa Adityarama dan diduplikasi demajors.

Album Salute The Rollies tidak dikomersilkan dan dijual terbatas sebanyak 1.000 keping dan hanya bisa dipesan melalui situs www.salutetherollies.com. Pemesanan album ini cukup membayar ongkos kirim. Untuk video rekaman dapat disaksikan melalui akun YouTube demajors.

Konten karya di YouTube ini pun digunakan sebagai arsip musik dan tidak dimonetisasi. "Ini semua sebagai gerakan tulus dari berbagai lini untuk menghormati band The Rollies agar tetap bisa terdokumentasi dengan baik. Berharap agar album ini menjadi persembahan penutup tahun 2018 yang manis untuk dunia musik Indonesia," ungkap David Karto dari demajors.
 
(ELG)