Kisah Pilu di Balik Lagu Thailand "Wik Wik Wik"

Cecylia Rura    •    15 November 2018 10:21 WIB
thailandmusik internasional
Kisah Pilu di Balik Lagu Thailand
Tar-Pennapa (perempuan berbaju putih) - Sitti Viboon (pria berbaju kotak-kotak) (Foto: YouTube TOPLINE Music Official)

Jakarta: Hiburan Indonesia seperti tak ada habisnya. Musik negara tetangga belum lama ini ramai diperbincangkan ketika menjadi viral di Tanah Air. Lagu yang di Indonesia dikenal dengan sebutan "Wik Wik Wik" itu sebenarnya punya judul yang berarti  "moan" dalam bahasa Inggris, jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia artinya "mengerang" atau "merintih." Lagu ini dibawakan oleh dua musisi asal Thailand, Pennapa Naebchid (Tar-Pennapa) bersama Sittichai Vibbavadee (Sitti Viboon).

Lagu Moan atau Wik Wik Wik ini diunggah pertama kali pada 27 Juni 2018 melalui YouTube. Hingga berita ini diturunkan, video musik Moan yang juga diperankan oleh Tar-Pennapa bersama Sitti Viboon telah tayang lebih dari 17 juta kali.

Beruntung, Medcom.id mendapat kesempatan bertemu dengan tiga orang perwakilan dari Music Copyright (Thailand) atau MCT di waktu senggang. Mereka adalah Thanit Chernpipat, Chairman MCT, Siriyah Boonyatikarn (Nit), General Manager MCT dan Jenny, Liaison Officer MCT. 

Thanit, Nit, dan Jenny tahu tentang lagu Moan. Mereka mengaku lagu tersebut memang viral di Thailand. Namun, kedua penyanyinya tidak begitu populer.

“Itu adalah lagu yang sangat gila, ha-ha-ha,” ucap Tharnit yang kemudian tertawa menanggapi lagu Moan saat ditemui Medcom.id di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

“Itu adalah ekspresi dari sebuah emosi,” papar Nit.

“Itu tidak memiliki arti yang khusus. Dalam bahasa Inggris, lagu itu bisa juga seperti, ‘Boo!’ (mengejutkan). Tergantung dari (konteks) Anda menggunakannya,” sambung Jenny.

“(Wik wik wik) Terdengar nakal di beberapa situasi. Mereka (Tar-Pennapa dan Sitti Viboon) tidak populer,” ujar Tharnit.

“Banyak orang (Thailand) yang menggunakan kalimat itu (Wik wik wik) tapi tidak bermakna apa-apa. Saya rasa juga maknanya didukung dengan video musik mereka. Video mereka dibuat hanya sebagai lucu-lucuan saja untuk para pemuda,” timpal Nit.

Menjawab rasa penasaran tentang lagu Moan, Jenny bersedia menerjemahkan penggalan lirik lagu Moan.

“Jika Anda ke Bangkok, ada tingkatan bahasa tertentu. Saya akan menerjemahkannya dalam middle language di Thailand,” papar Jenny.


Jenny, Liaison Officer Music Copyright (Thailand) - MCT. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)


Terjemahan lagu "Wik Wik Wik"

Judul lagu: Moan (dalam bahasa Inggris) atau berarti Mengerang/Merintih

Penyanyi: Pennapa Naebchid (Tar-Pennapa) feat. Sittichai Vibbavadee (Sitti Viboon)

Lirik bait pertama itu dinyanyikan Sitti Viboon dalam adegan pertemuannya bersama Tar-Pennapa. Saat itu, Tar-Pennapa mengendarai sepeda motor 4-tak berwarna biru menemui Sitti Viboon di pekarangan rumput.

Sitti Viboon:
Malam ini kamu akan bersenang-senang bersamanya.
Kalian menikah di pagi hari. Lalu setelah kamu menikah, hal itu berlanjut hingga sore hari.

Sebagai seorang mantan, bolehkah aku meminta sesuatu?
Ketika kamu melakukannya (malam pertama) dengan dia, tolong sebut namaku.

Tar-Pennapa membalas permintaan Sitti Viboon dalam adegan bernyanyi di depan cermin kamar. Penggalan lirik berikut dinyanyikan pada menit 1 lebih 35 detik.

Tar-Pennapa:
Itu tidak semudah yang kamu bayangkan, bagaimana jika kamu yang melakukannya?
Kamu mengusirku
(dari hidupmu), aku melakukannya untuk hidupku, untuk keluargaku agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Meski aku tidak mencintainya, tapi ketika aku memanggil namamu (saat malam pertama), dia (suami) akan membunuhku.
Ketika aku tertidur, itu akan sangat mengejutkan jika aku menyebut namamu.

Memasuki adegan Sitti Viboon melihat pada rumahnya yang hanya sebuah rumah biasa, Jenny menceritakan sedikit kisah di dalamnya.

“Jadi, ini adalah sebuah respons dari seorang pria kepada perempuannya dan sebaliknya. Dia mencoba bercerita bahwa dia bukan sosok orang kaya, tidak mungkin menikahi perempuan itu,” kata Jenny.

Sitti Viboon:
Aku tidak memiliki benda-benda bagus (harta) yang kau inginkan. 
Sekarang kehidupanmu lebih baik, aku hanya ingin kamu memanggil namaku.

Selanjutnya, pada adegan Tar-Pennapa melihat Sitti Viboon dari jendela kamar rumah saat akan melakukan malam pertama bersama suaminya.

Tar-Pennapa:
Oke, bolehkah aku melakukannya beberapa kali saja? Ketika dia (suaminya) menyalakan musik. 
Karena kalau aku terlalu sering melakukannya, aku takut akan dihabisi olehnya jika dia mendapatiku (menyebut namamu).
Tapi, aku melakukan apa yang kamu minta karena aku tahu aku bersalah karena telah lari darimu dan menikahi pria lain.
Sore ini aku memanggil namamu, ketika melakukannya dengan pria lain agar kamu bahagia.


Memasuki menit terakhir, lirik mengerang atau merintih yakni "wik wik wik" dilantunkan Tar-Pennapa.

Tar-Pennapa:
Wik wik wik
Oh oh ay



Pilu Kedua Penyanyi di Balik Lagu Moan

Pennapa Naebchid (Tar-Pennapa) dan Sittichai Vibbavadee (Sitti Viboon) tahu video musik mereka beredar luas. Bahkan, mereka tidak menampik mendadak terkenal karena video musik Moan.

Mengutip dari laman Thai Post, Tar-Pennapa dan Sitti Viboon menanggapi video musik mereka yang viral.

“Kami membaca liriknya dan merasa itu sangat menghibur. Mendengarkan rhythm lagu dan bisa dibuat berdansa, menikmati panggung. Saya pikir ada sedikit pemikiran naif, tapi itu bukan tentang hal porno,” kata Sitti Viboon.

Tar-Pennapa dan Sitti Viboon tidak ada maksud untuk menunjukkan adegan dewasa dalam video tersebut. Murni dengan tujuan hiburan.

“Awalnya saya merasa canggung, tetapi terasa menyenangkan. Saya pikir itu permainan melodi dan rhythm. Namun, saya tidak menyangka maknanya akan menjadi seperti ini. Saya tidak melakukan hubungan seks (dalam video),” tutur Tar-Pennapa.

“Ini hanya soal desain (sudut pandang). Saya pikir akan lebih baik jika dibuat tampak seksi,” kata Sitti Viboon.

Sejak lagu itu menjadi populer, Tar-Pennapa dan Sitti Viboon menjadi canggung, tertekan dan cukup malu menyanyikan bagian refrain ketika tampil di atas panggung.

Tar-Pennapa bahkan sempat mendapat kalimat tidak menyenangkan di Facebook. Pengguna media sosial itu memberikan sumpah serapah kepada orangtuanya dan Sitti Viboon.

“Saya membacanya. Dia menyumpahi orangtua kami. Itu hanya sebuah lagu, kami ingin bernyanyi. Setiap seniman pasti ingin memberikan performa terbaik. Guru musik kami memberikan pembelaan. Ibu dan saudari perempuan saya juga membela. ‘Jangan khawatir, dia yang mengutuk di Facebook tidak akan berbuat apa-apa.’ Kami hanya ingin semua orang bersenang-senang dengan lagu ini,” kata Tar-Pennapa.

Tar-Pennapa dan Sitti Viboon meminta maaf kepada pendengar dan insan musik atas karya yang mereka buat dan memberikan pandangan lain terhadap pendengar musik.

“Saya tidak bermaksud menunjukkan adegan seks. Saya meminta maaf kepada seluruh pelaku industri musik.”

“Jika Anda bertanya apakah saya akan tetap bernyanyi? Sulit bagi saya untuk bisa bernyanyi di industri musik dan membuat lagu baru. Saya masih ingin bernyanyi, tetapi mungkin akan mengganti cara saya membawakan lagu. Saya ingin orang-orang yang berpikiran negatif memiliki pemikiran terbuka,” kata Tar-Pennapa.

“Saya meminta maaf kepada seluruh pelaku industri musik. Kami berdua menerima tanggapan dan meminta maaf kepada pihak industri jika kami melakukan sebuah skandal. Namun, sungguh, kami tidak bermaksud melakukan itu untuk menghancurkan industri musik. Kami sudah lama berada di industri ini.”

“Lagu itu akan tersebar di masyarakat. Kami hanya fokus untuk bersenang-senang. Kami ingin penggemar benar-benar terhibur,” kata Sitti Viboon.


 


(ASA)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

1 week Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA