Lagu #2019GantiPresiden Disebut Plagiat dan Berisi Hasutan

Purba Wirastama    •    30 Mei 2018 13:03 WIB
Lagu #2019GantiPresiden Disebut Plagiat dan Berisi Hasutan
John Paul Ivan (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)

Jakarta: Musisi John Paul Ivan menyebut bahwa lagu gerakan bertagar #2019GantiPresiden berisi terlalu banyak hujatan dan hasutan. Baginya, sah saja berkesenian sembari menyuarakan aspirasi politik, tetapi tetap jujur.

Ivan sendiri, yang akrab dengan julukan JPI, mengaku berusaha menjauhkan diri dari permainan politik.

"Buat saya, ngapain bermain politik? Enggak perlu lah. Politik ya politik, saya berkesenian saja. Kalau kita mau menyuarakan sesuatu, kan enggak harus begini," kata JPI di Ruang Serbaguna Apartemen Semanggi, Senin petang, 28 Mei 2018.

"Karena buat saya, isi lirik itu (lagu #2019GantiPresiden) sendiri kan terlalu banyak hujatan, hasutan, provokasi. Dari sisi lainnya juga, banyak orang yang mengatakan musiknya dari lagu Better Man (Robbie Williams)," lanjutnya.

Belakangan, nama JPI lekat dengan lagu #2019GantiPresiden karena sebuah artikel teks dari situs web Pribuminews.co.id. Artikel ini menyebut bahwa JPI telah pindah menciptakan dan menyanyikan lagu tersebut, yang belakangan diralat sebagai ciptaan Jhon Sang Alang.

JPI tmembantah keterlibatannya dengan lagu tersebut. Dia juga telah membawa kasus ini ke ranah hukum dengan melaporkan ke Bareskrim Polri. Gugatan ini baru sampai tahap penyidikan.

JPI dan kuasa hukumnya Angga JS juga telah menemui Dewan Pers untuk mencari kepastian tentang status situs web tersebut sebagai media massa. Menurutnya, situs web dalam naungan Meprindo Media Group ini tidak terdaftar resmi di Dewan Pers.

Lewat bantuan sejumlah rekan, JPI juga mendapat informasi dugaan bahwa orang-orang di balik situs ini adalah "orang-orang lama" dari masa kampanye Pilpres 2014. Namun dia sendiri enggan menyebut informasi ini sebagai fakta.

"Kalau gosip – saya kan enggak tahu benarnya gimana, orang yang ada di situ termasuk orang-orang lama dari 2014, dari  kemenangan Jokowi. Ini orang-orang yang enggak suka Jokowi naik. Mereka bekerja sampai sekarang, yang intinya ya tentang penghasutan, mendiskreditkan pemerintah sekarang," kata JPI.

Terkait kemiripan musik lagu itu dengan lagu Better Man dari Robbie Williams, JPI juga memberi sorotan. Menurut JPI, pihak Robbie bisa saja mengajukan gugatan hukum dengan tuduhan penjiplakan karya cipta.

"Kalau misal pihak labelnya Robbie Williams tahu, (pencipta lagu #2019GantiPresiden) bisa dituntut sebenarnya. Itu kalau sudah (sama nadanya) lebih dari 8 bar, sudah kena itu, tapi itu bukan ranah saya (menjelaskan)," ungkap JPI.

JPI adalah musisi dan gitaris eks grup Boomerang. Dia keluar pada 2005 dan menapaki karier sebagai musisi independen. Dalam beberapa tahun terakhir, dia kerap tampil bersama Roy Jeconiah dalam entitas nama RI1 (Roy Ivan).

 


(ASA)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

2 weeks Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA