Selamat Ulang Tahun Naif!

Agustinus Shindu Alpito    •    22 Oktober 2018 11:20 WIB
band naifnaif band
Selamat Ulang Tahun Naif!
Naif saat tampil dalam peluncuran video musik Berubah, Agustus 2018 (Foto: Medcom.id/Shindu Alpito)

Jakarta: Hari ini, 22 Oktober 2018, Naif berulang tahun ke-23. Band yang dikenal mengusung konsep musik retro ini sempat berkicau di Twitter terkait ulang tahun mereka.

"Hari ini 23 tahun lalu, 22 Oktober 1995, adalah hari pertama kalinya David, Pepeng, Emil, Jarwo dan Chandra bermain bersama di panggung, yaitu di acara internal kampus mereka, IKJ (Institut Kesenian Jakarta). Hari itu kemudian ditetapkan sebagai hari didirikannya NAIF," kicau akun resmi Naif, @Naifband.

Lebih dari dua dekade tekun di dunia musik tentu bukan hal mudah. Naif melewati berbagai iklim industri musik di Indonesia. Banyak band dari generasi mereka yang perlahan tergerus zaman dan menghilang entah ke mana. Namun, tidak dengan Naif. 

Hari ini, Naif menjadi salah satu band terbesar di Indonesia. Mereka selalu sukses membuat setiap konser atau festival musik hidup. Naif berhasil merakit lagu-lagu yang tak bosan jika dinyanyikan berulang kali. Hal itu pula yang membuat menonton aksi panggung mereka berkali-kali tetap memikat. 

Untuk sampai ke titik itu, tentu perjuangan mereka tidak mudah. Pada tahun lalu David, sang vokalis, sempat membagikan kisah pada masa awal Naif berdiri. 

"Ada momen-momen yang terekam dengan baik, misalnya momen pertama kali manggung (ke luar Jakarta), momen pertama kali manggung di Yogyakarta. Waktu itu di acara undeground, yang main itu band hardcore, grindcore, tetapi Naif di situ pertama kali mainin lagu Piknik 72. Orang sudah pada joget saja, itu momen buat gue. Itu antara tahun 1995 atau 1996,” ujar David.

Baca juga: Masa Awal Naif: Disambit Penonton hingga Manggung di Acara Musik Underground

Satu hal yang patut diapresiasi dari Naif adalah bagaimana mereka mampu menjaga konsistensi selama puluhan tahun, dengan cara tetap merilis karya baru contohnya. Pada 2017, mereka merilis album ke-tujuh berjudul 7 Bidadari. 

Dengan segala kematangan dan pengalaman dalam bermusik, Naif tidak pretensius dalam membuat karya musik. Mereka justru mempertahankan penulisan lagu yang terdengar sederhana, dengan pemilihan kata yang mudah dicerna. Ajaibnya, itu semua tidak membuat musik Naif terdengar cheesy.

Hal menarik lain dari Naif adalah mereka sebuah band yang sarat unsur spontanitas, yaitu kerap tampil tanpa panduan daftar lagu.

"Karena kami manggung, enggak pernah pakai songlist. Pernah juga lupa lirik Mobil Balap," ujar David dalam sebuah wawancara. 

Spontanitas di atas panggung itu kerap menimbulkan hal-hal tak terduga. Termasuk lupa lirik.

"David sering bawain verse dua di awal," kata drummer Pepeng yang sadar vokalisnya sering salah lirik.
 
David lantas menanggapi komentar Pepeng dengan santai, "(...) Untungnya kami Naif, jadinya kalau salah enggak apa-apa."

Fakta lain dari Naif adalah lagu-lagu yang mereka bawakan seperti "doa." Beberapa dari lirik Naif jadi kenyataan di kehidupan personelnya. 

“Aku ingin muncul di TV, buat acara sendiri. Bukan gosipnya selebriti, harus yang lebih berisi,” itu adalah penggalan lirik lagu Televisi milik Naif.

Lagu itu dirilis pada 2007. Beberapa tahun kemudian, David sang vokalis benar-benar punya acara TV sendiri, yaitu sebuah kuis tebak lagu yang disiarkan di stasiun televisi swasta. Televisi bukan satu-satunya lagu yang jadi nyata di kehidupan David.

Baca juga: Lirik Lagu Naif Jadi Kenyataan di Kehidupan David

“Kadang kata itu doa. What you wish. Next kita bikin lagu yang lebih baik. Kebetulan banyak lagu yang dari pengalaman orang, kita hanya menerjemahkan. Tapi kalau dinyanyikan berulang-ulang itu jadi reality. Gue (pernah) ditilang polisi, STNK pernah hilang (sesuai lirik lagu Mobil Balap),” kata David sembari tertawa.

23 tahun dan seterusnya. semoga Naif tak pernah Berubah untuk selalu menemani kita lewat lagu. Selamat ulang tahun, Naif! Senang Bersamamu








(ASA)