Maumere Jazz Fiesta Flores 2017 Siap Digelar

Purba Wirastama    •    05 Oktober 2017 12:09 WIB
festival musik
Maumere Jazz Fiesta Flores 2017 Siap Digelar
(Foto: IST)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pagelaran musik Maumere Jazz Fiesta Flores siap digelar untuk kedua kalinya. Festival ini akan berlangsung selama dua hari pada 27-28 Oktober 2017 di Gastrack Sirkuit Wairita, Maumere, Nusa Tenggara Timur.

 
Gastrack Sirkuit Wairita sebenarnya merupakan arena balap motorcross yang terletak di sebelah timur kota Maumere. Namun, pada hari festival, arena ini akan disulap menjadi panggung musik MJFF dengan kapasitas penonton yang diprediksi mencapai ribuan.
 
Menurut Melchias Markus Mekeng, pendiri Yayasan Bapa Bangsa penggagas MJFF, festival tahun lalu telah berhasil menarik penonton lebih dari 5.000 orang kendati lokasi berjarak satu jam perjalanan mobil dari kota Maumere. Karena lokasi tahun ini relatif lebih dekat, penonton bisa membludak.
 
"Sekarang dari kota 10-15 menit sampai. Dan itu di atas perbukitan. Dan ini penontonnya bisa membludak, karena orang sana kalau dengar musik pasti datang," kata Melchias dalam jumpa pers di kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Rabu (4/10/2017).
 
"Kami berharap industri lain juga berkembang. Mungkin kuliner, mungkin ada pameran yang menjual hasil kerajinan, sehingga kota ini menjadi hidup dan mulai dilirik oleh masyarakat luas," imbuhnya.
 
MJFF digagas oleh Yayasan Bapa Bangsa dan dikembangkan bersama Warta Jazz dan Jalamaya Productions. Salah satu tujuan utama festival, menurut Melchies, adalah mengangkat kembali Maumere menjadi daerah destinasi pariwisata, yang sempat meredup karena bencana tsunami pada 1992.
 
"Dulu tahun 1980-an, Teluk Maumere itu merupakan tujuan diving dunia yang ramai dikunjungi. Tapi tahun 1990-an ada tsunami, kurang lebih 25 tahun lalu. Sekarang sedang terjadi perubahan yang sangat baik. Kita ingin mengangkat kembali potensi-potensi yang ada di Maumere," ucap Melchies.
 
Sejumlah musisi yang dipastikan akan tampil adalah Dwiki Dharmawan, Indra Lesmana, Pra Budi Dharma, Donny Suhendra, Trie Utami, Gilang Ramadhan, Ruth Sahanaya, Monita Tahalea, dan Jamaica Cafe. 
 
Satu suguhan khusus adalah kolaborasi grup musik reggae Soul Rebel dari Bali dan penyanyi Afro Moses dari Ghana. Lalu ada Yopie Latul, Tawa Tana yang merupakan grup musik tradisi dari Sikka Flores, serta Ivan Nestorman. 
 
"Masyarakat Maumere suka dengan reggae. Tahu lalu kita punya Ras Muhammad. Kali ini kita mengundang orang Ghana, tapi tinggal di Australia, akan berkolaborasi dengan grup reggae dari Bali," ujar Melchies.
 
Informasi selengkapnya mengenai festival dapat dilihat di laman resmi maumerejazz.com.



(DEV)