Gelisah dengan Kondisi Negeri, Ayu Weda Luncurkan Album Bertemakan Sosial Politik

Raiza Andini    •    31 Juli 2017 12:48 WIB
musik
Gelisah dengan Kondisi Negeri, Ayu Weda Luncurkan Album Bertemakan Sosial Politik
I Gusti Ayu Made Wedayanti mengeluarkan album "Sudah Merenungkah Kau, Tuan?" dari karya Sawung Jabo. (Foto: Metrotvnews.com/Raiza Andini)

Metrotvnews.com, Denpasar: Setelah vakum dari panggung hiburan selama puluhan tahun, mantan lady rocker era tahun 90'an Ayu Weda melahirkan album bertemakan sosial politik dan kontemplasi perjalanan batin sebanyak sepuluh lagu. Sepuluh lagu tersebut diambil dari karya musisi ternama asal Yogyakarta Sawung Jabo.

I Gusti Ayu Made Wedayanti mengeluarkan album "Sudah Merenungkah Kau, Tuan?" dari karya Sawung Jabo bukan tanpa alasan, dia tergerak hatinya untuk berstatement atas kondisi sosial politik yang tengah carut marut di Indonesia. 

Wanita yang akrab disapa Ayu Weda ini mengaku sudah "kebelet" gelisah hingga akhirnya bersepakat untuk membuat sebuah album untuk menyadarkan masyarakat maupun pejabat ihwal hilangnya rasa kebhinneka-tunggal-ikaan.

"Saya ini sudah kebelet gelisah dengan kondisi negeri ini, jadi memutuskan untuk mengeluarkan album dengan tema sosial politik," terang Ayu Weda di Kubu Kopi, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Minggu (30/7/17) silam.

Dalam proses pembuatan album ini, Ayu Weda membutuhkan waktu selama satu tahun. 10 lagu karya Sawung Jabo bukan serta merta diambil dari hits pentolan Sirkus Barock tersebut. Dia memilih sendiri lagu-lagu itu yang dianggap menjadi pernyataan kerasnya terhadap situasi Indonesia. 

"Ayu Weda memilih sendiri lagu-lagunya saya mendukung," terang Sawung Jabo.

Ada dua lagu dalam album tersebut yang berbicara tentang keprihatinannya soal minimnya lahan bermain anak yakni "Hela Hela Hela" dan "Bocah Pelangi". 

Dua lagu lainnya yakni "Sudah Merenungkah Kau, Tuan?" serta "Kesaksian Jalanan" sebagai ungkapan Ayu Weda atas masih banyaknya rasa ketidakadilan yang membelenggu negeri Indonesia. 

"Ada Suara Tanpa Bentuk", "Di Hatimu Aku berlindung", Duniaku", "Melangkah Adalah ke Depan", "Mencari dan Bertanya", dan "Perjalanan Masih Jauh", sebagai refleksi perjalanan batin Ayu Weda.

Album ini diaransemen bersama seluruh personel Sirkus Barock dan proses pembuatannya di Yogyakarta sejak Maret 2016 hingga April 2017.

Mantan Puteri Remaja tahun 1981 ini berharap album yang dikeluarkannya mampu menembus hati masyarakat dan dia tidak berpikir album ini dapat mengungguli pasar industri musik tanah air.

"Setidaknya statement saya bisa didengar masyarakat luas tentang kekhawatiran kondisi negara saat ini," tandasnya.

Pada peluncuran album ini Ayu Weda melibatkan sejumlah seniman besar di Bali yakni Ayu Laksmi, Cok Sawitri, Eka Putri, Sandrayati Fay, Trio Flowers dan Eny Darmayani. 

Seluruh personel Sirkus Barock diterbangkan dari Yogyakarta ke Bali untuk dapat mengiringi Ayu Weda dan memberikan lagu-lagu sarat kemanusiaan karya Sawung Jabo. 









(TIN)