Sepasang Lagu dari Mocca dan Payung Teduh

Agustinus Shindu Alpito    •    06 September 2017 14:10 WIB
payung teduhmocca band
Sepasang Lagu dari Mocca dan Payung Teduh
Payung Teduh dan Mocca (Foto: dok. Unreleased Project)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ada yang menarik dari kolaborasi antara Mocca dan Payung Teduh yang dirilis dalam album Unreleased Project.

Mocca dan Payung Teduh adalah satu dari enam proyek kolaborasi. Lima lainnya adalah Barasuara dengan Scaller, Elephant Kind dengan Rock N Roll Mafia, Silampukau dengan The Hydrant, The Brandals dengan Agrikulture, dan Kelompok Penerbang Roket dengan Kimokal.

Mocca dan Payung Teduh melahirkan karya berjudul Menunggu untuk Bertemu. Sebuah track yang sejatinya berisi dua lagu saling berkaitan.

“Karena kami bikin tema itu, kami bikin lirik yang berkesinambungan. Tetapi tetap Mocca bikin lirik sendiri, Payung Teduh juga bikin lirik sendiri, tetapi nyambung,” ujar Arina, vokalis Mocca.

Mocca mengatakan, inspirasi lagu itu didapat dari pengalaman hubungan kedua band itu.

“Inspirasinya mungkin dari pertemuan dua band ini juga karena kami selama ini hanya tahu sama tahu tetapi enggak pernah kenal dekat,” katanya.

Dalam proses rekaman, kedua band ini dibantu oleh Aksan Sjuman sebagai music director. Seperti diketahui, Aksan merupakan mantan drummer Dewa 19 yang kini aktif dengan berbagai proyek musik dan menjadi produsen instrumen musik.

“Penggarapannya cukup singkat, jadi waktu itu Riko mengusulkan tema, bagaimana kalau kami bikin lagu judul Menunggu, dan nanti Payung Teduh bikin balasannya. Akhirnya mereka membuat lagu berjudul Bertemu.”

“Kalau proses rekaman mungkin dua hari. Cuma proses rekamannya agak panjang karena waktu itu kami dua kali proses (rekaman). Tadinya kami ingin rekaman live semua buat vokal, tetapi ternyata ada masalah jadi harus take ulang dan Is (vokalis Payung Teduh) hari itu juga enggak bisa datang. Akhirnya, bikin beberapa sesi untuk tambahan,” tambah Arina.

Album Unreleased Project berisi 11 track hasil kolaborasi 12 grup dalam enam proyek. Sejauh ini, album itu dirilis dalam format CD dan diedarkan oleh label demajors.


 


(ELG)

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

15 hours Ago

Danilla merengkuh segala yang bisa dilakukan oleh seorang penyanyi pendatang baru. Mulai dari m…

BERITA LAINNYA