Eet "Edane" Sebut Malcolm Young Gitaris Rhythm Nomor Satu di Kancah Hard Rock

Agustinus Shindu Alpito    •    20 November 2017 14:16 WIB
ac/dc
Eet
Kepergian gitaris Malcolm Young meninggalkan duka tersendiri di kancah musik rock. (Foto: Complexx)

Jakarta: Kepergian gitaris Malcolm Young meninggalkan duka tersendiri di kancah musik rock. Malcolm bersama adiknya, Angus Young, merupakan sosok di balik lahirnya grup AC/DC.

AC/DC sendiri dalam perkembangannya bukan saja meramaikan kancah musik rock. Grup itu memberi inspirasi terhadap ratusan ribu atau mungkin jutaan orang untuk bermusik. Salah satu yang mengaggumi grup asal Australia ini adalah gitaris Eet Sjahranie.

Tak jarang Eet memakai kaus AC/DC di atas panggung. Tingkahnya saat bermain gitar pun mengingatkan kita pada sosok Angus Young. Dihubungi Metrotvnews.com  pada Senin (20/11/2017), Eet mengaku terkejut atas kepergian Malcolm. Baginya, Malcolm merupakan salah satu gitaris rhythm terbaik di dunia.

"Bagi gue, Malcolm itu pemain rhythm sejati. Dia menjaga rhythm dengan baik. Di musik khususnya hard rock, dia nomor satu. Menurut saya," kata Eet.

Eet juga membeberkan naluri tajam Malcolm sebagai gitaris. Dia bukan saja terjebak pada pola permainan rhythm, tetapi mampu melahirkan riff-riff ikonik.

“Hebatnya lagi, dia banyak menulis riff untuk lagu-lagu AC/DC. Salah satu yang terkenal riff Back In Black. Dia yang menulis itu. Pattern intro dia yang menemukan, bukan Angus."

Back in Black  kemudian diadaptasi menjadi judul album ketujuh AC/DC yang dirilis pada 1980. Ini salah satu warisan berharga dari Malcolm.

Majalah Rolling Stone  menempatkan Back in Black  pada urutan ke-77 dalam The 500 Greatest Album of All Time. Album itu juga masuk dalam buku 1001 Albums You Must Hear Before You Die (2015).

“Back in Black itu album tersukses AC/DC, salah satu lagu hard rock yang terkenal di eranya sampai sekarang masih terus didengungkan,” tutup Eet.

Malcolm Young meninggal pada 18 November lalu. Dalam tiga tahun terakhir kondisi fisik Malcolm mengalami degradasi. Dia menderita demensia dan telah dirawat secara serius atas penyakit itu.

 


(DEV)