Orkestra Dwiki Dharmawan akan Iringi The Rise of Java

Patricia Vicka    •    03 November 2017 20:31 WIB
pagelaran busanadwiki dharmawan
Orkestra Dwiki Dharmawan akan Iringi The Rise of Java
Jumpa pers The Rise of Java (Foto: metrotvnews/patricia vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Seniman selalu punya cara unik untuk memperkenalkan budaya Indonesia. Sekelompok seniman dan perancang budaya akan memperkenalkan batik dan lurik dalam pertunjukan busana yang akan diiringi orkestra dan sendra tari. Konsep tersebut akan disajikan indah dalam pagelaran busana The Rise of Java.

Acara ini akan digelar di Pagelaran Ramayana Ballet, kawasan Candi Prambanan, Minggu, 5 November 2017 malam.

Empat perancang busana nasional ternama akan memamerkan karyanya bercorak batik dan lurik dalam The Rise of Java. Keempatnya adalah Afif syakur, Didiet Maulana, Lenny Agustin dan Phillip Iswardono.

Ketua Panitia penyelenggara, Tatip Primadi menjelaskan, pagelaran The Rise of Java akan dibuka dengan penampilan Sendratari Ramayana. Kemudian dilanjutkan dengan empat babak fashion show.

Babak pertama akan menampilkan pakaian Lurik rancangan designer Phillip Iswardono. Phillip akan menggandeng penyanyi Rafli Kande dari Aceh untuk mengiringi para model berjalan di cat walk.

"Awalnya akan disiarkan sejarah kain lurik yang awalnya dipakai masyarakat pedesaan di suku Jawa," jelas Prima dalam jumpa pers di Yogyakarta, Jumat 3 November 2017.

Babak kedua akan memamerkan pakain batik rancangan Afif syakur diiringi penyanyinya Sruti Respati. Sementara, babak ketiga adalah penampilan batik peranakan China dan kolonel Belanda hasil karya Leny Agustin. Lenny menggaet penyanyi Wizzy untuk mengiringi mahakaryanya.

"Pertunjukan akan ditutup dengan menampilkan koleksi busana tradisional kebaya yang terinspirasi dari kemegahan dan kekayaan alam dan budaya Indonesia,"katanya

Desainer Phillip Iswandoro mengatakan, konsep The Rise of Java adalah sebuah pagelaran seni yang menantang. Ia harus menerjemahkan budaya Jawa dalam 15 busana kain lurik dan batik rancangannya. "Menantangnya karena kain lurik dan batik itukan mengandung unsur filosofi legenda dan mitos. Tapi saya enjoy saja," kata Phillip.

Ada sekitar 48 model yang akan berlenggak-lenggok diacara ini diiringi Peace Ochestra pimpinan Dwiki Dharmawan.

Music director acara, Dwiki Dharmawan menjelaskan ia akan mencoba menggabungkan musik dari beragam genre dan jenis agar bisa dinikmati seluruh generasi. Sejumlah musisi dan seniman turut dilibatkan dalam orkestra.

Tantangan terbesarnya adalah bagaimana acara acara ini bisa dilirik dan dinikmati generasi masa kini. "Kami ingin agar pagelaran ini bisa menjadi media belajar budaya bagi 'kids zaman now'. Itu yang akan coba saya kolaborasikan," tutupnya.

Pertunjukan The Rise of Java akan digelar pukul 19.00-21.00 WIB dengan harga tiket masuk Rp250 ribu. Mahasiswa dan pelajar bisa mendapatkan diskon setengah harga dengan menunjukkan kartu pelajar/mahasiswa. Hasil penjualan tiket akan disumbangkan sebagian untuk pengembangan desa wisata.


(ELG)

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

20 minutes Ago

Danilla merengkuh segala yang bisa dilakukan oleh seorang penyanyi pendatang baru. Mulai dari m…

BERITA LAINNYA