5 Lagu Indonesia Rekomendasi Dipha Barus

Agustinus Shindu Alpito    •    05 April 2018 17:50 WIB
musik indonesia
5 Lagu Indonesia Rekomendasi Dipha Barus
Dipha Barus (Foto: Medcom.id/Shindu)

Jakarta: Sebagai seorang produser sekaligus DJ, tentu Dipha Barus harus terbuka dengan berbagai macam genre musik. Musisi yang baru saja merilis singel Money Honey (Count Me In) itu memberikan rekomendasi kepada Medcom.id lagu Indonesia terbaik sepanjang masa versinya.

Seluruh lagu rekomendasi Dipha berasal dari ranah pop. Didominasi oleh para penyanyi juga grup yang eksis era 1980-an hingga 1990-an. Berikut ulasannya

1. Biru - Dian Pramana Putra

Ini adalah lagu pop cinta yang sangat populer pada masanya. Sampai hari ini pun Biru masih tetap relevan untuk didengarkan, tidak lain karena aransemen yang terdengar sederhana, namun mengandung nada-nada yang mudah lekat di kepala.

Biru masuk dalam album dengan judul sama yang dirilis pada 1988. Dalam album itu terdapat pula singel Antara Anyer dan Jakarta.


2. Tentang Cinta - Raisa

Rekomendasi selanjutnya dari penyanyi pop era kini, Raisa. Tentang Cinta merupakan lagu yang terdapat dalam album Handmade (2016). Fakta uniknya, kini Dipha berada di bawah naungan label yang dibentuk Raisa, Juni Records.


3. Ermy Kulit - Perasaan Ini

Lagi-lagi Dipha merekomendasikan sebuah lagu yang lembut. Perasaan Ini merupakan lagu yang berasal dari album Saat yang Terindah (1999). Lagu ini begitu mudah dicerna, mengingatkan kita pada tembang-tembang bossanova.


4. Aku di Sini Untukmu - Dewa 19

Tidak bisa dipungkiri, ini adalah salah satu tembang terbaik Dewa 19 dari era terbaik mereka. Aku di Sini Untukmu masuk dalam album Pandawa Lima dirilis pada 1997, memperdengarkan vokal Ari Lasso dengan permainan drum Wong Aksan. Satu hal paling memikat dari kami dari lagu ini adalah permainan synthesizer/keyboard dari Ahmad Dhani yang mengawang membayangi lagu.


5. Pemuda - Chaseiro

Pemuda ditulis oleh Candra Darusan pada 1977. Dalam wawancara dengan almarhum Denny Sakrie yang lantas dipublikasikan dalam artikel Ikhwal Tentang Lagu “Pemuda” - Chaseiro, lagu Pemuda awalnya ditulis untuk mengkritik para wartawan partisan. Lagu ini masuk dalam album debut Chaseiro yang dirilis pada 1978.

Lagu Pemuda direkam ulang dengan melibatkan penyanyi Marcell Siahaan, Once Mekel dan Sammy Simorangkir. Versi baru Pemuda diaransemen oleh Addie MS dan masuk dalam album Detik Waktu - Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman yang dirilis pada Maret 2018.

 


(ASA)