Efek Rumah Kaca Masih Butuh Rp200 Juta Untuk Berangkat ke SXSW 2018

Cecylia Rura    •    02 Maret 2018 09:28 WIB
musik indonesia
Efek Rumah Kaca Masih Butuh Rp200 Juta Untuk Berangkat ke SXSW 2018
Efek Rumah Kaca di Festfel Festival Club UI Depok, Kamis, 1 Maret 2018. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Depok: Efek Rumah Kaca tengah mempersiapkan keberangkatan mereka menuju festival musik South by Southwest (SXSW) 2018 yang akan berlangsung di Austin, Texas, Amerika Serikat pada 9-18 Maret mendatang. Salah satunya dengan menggelar konser penggalangan dana untuk bisa memberangkatkan seluruh personel Efek Rumah Kaca.

Secara teknis, Cholil selaku vokalis mengaku melalui beberapa proses panjang. Termasuk dalam kepengurusan visa yang harus menunggu persetujuan dalam waktu yang cukup lama dan hal teknis lain tentang keberangkatan.

"Visanya dapat, (tapi) ternyata duitnya untuk berangkat agak kurang," kata Cholil saat ditemui di Felfest Festival Club UI Depok, Kamis, 1 Maret 2018.

Cholil mengatakan sudah ada dukungan dari pihak pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (BEKraf), tetapi masih belum cukup lantaran Efek Rumah Kaca akan memboyong beberapa anggota tim yang biasa bekerjasama saat pentas di atas panggung. Tujuannya agar dapat tampil maksimal.

"Jadi, bawa semua orang yang biasa kita (ajak) main," lanjutnya.

Bicara soal biaya, BEKraf memberikan dukungan dengan memberangkatkan lima orang dari Efek Rumah Kaca. Sementara, Efek Rumah Kaca ingin memberangkatkan 11 orang termasuk di dalamnya manajer dan sound engineer. Kedua pihak ini memiliki peran penting karena bersinggungan langsung dengan aksi Efek Rumah Kaca di atas panggung.

"Kita di atas panggung aja sembilan orang. Dukungan dari BEKraf itu lima orang. Kita akan berangkat 11 orang.

Dua lagi itu manajer dan sound engineer, sound engineer yang ngatur suara kita keluar ketika tampil live. Jadi, cukup penting menurut kami," sambung Cholil.

Dengan tiga personel utama, Efek Rumah Kaca ikut memboyong personel tambahan yakni Muhammad Asranur (keyboardist), Dito Budi Trianto (gitaris), Agustinus Panji (trumpetis) serta tiga penyanyi latar Irma Hidayana, Natasha Abigail dan Cempaka Surakusumah.

Estimasi dana yang masih dibutuhkan Efek Rumah Kaca sekitar Rp200 juta. Hal ini termasuk untuk akomodasi dan transportasi dari tempat tinggal menuju lokasi acara.

"Akomodasi mungkin lebih. Yaudah, akhirnya kami berusaha galang dana sendiri. Sebenarnya jumlah (pastinya) sendiri kami belum tahu, ancang-ancang aja estimasi sekitar 200-an (juta rupiah), di luar (subsidi) BEKraf, ya. BEKraf kan udah bisa meng-handle untuk lima orang itu.

"Beberapa tiket, terus akomodasi di sana juga, terus transport terutama kita harus sewa mobil dari tempat kita menginap nanti ke venue. Juga mungkin kita musti sewa peralatan di sana karena banyak yang mungkin enggak ada gitu ya," terang Cholil.

Pada gelaran SXSW 2018 nanti Efek Rumah Kaca akan membawakan satu set album Sinestesia dalam 45 menit. Diperkirakan, akan ada 6-7 lagu yang dibawakan.


 




(ASA)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

1 week Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA