Hari Musik Nasional

Atiek CB Berharap Pemerintah Menambah Pelajaran Musik di Sekolah

Cecylia Rura    •    09 Maret 2018 20:04 WIB
atiek cbHari Musik Nasional
Atiek CB Berharap Pemerintah Menambah Pelajaran Musik di Sekolah
Atiek C (Foto: MI/ATET DWI PRAMADIA)

Jakarta: Tanggal 9 Maret diperingati sebagai Hari Musik Nasional di Indonesia. Pada momen ini, penyanyi Atiek CB memiliki harapan besar bagi dunia musik di Indonesia untuk tahun-tahun ke depan.

"Harapanku, musik Indonesia akan bisa menjadi musik yang dicintai di negaranya sendiri. Diapresiasi sama bangsa dan pemerintahnya sendiri sebelum berkompetisi di pasar dunia. Karena tidak bisa dipungkiri Indonesia adalah salah satu pasar terbesar untuk industri musik dunia," ungkap pelantun lagu hit Terserah Boy itu ketika dihubungi Medcom.id pada Jumat, 9 Maret 2018.

Memang, potensi Indonesia di industri musik terbilang cemerlang. Bahkan, dapat menembus pasar dunia. Sebut saja Sandhy Sondoro dan Anggun yang lebih dulu tenar di negeri orang atas karyanya.

Kemudian pianis muda Joey Alexander yang berhasil menjadi nomine Grammy Awards kategori Best Jazz Instrumental Album (My Favorite Things) dan Best Improvised Jazz Solo (Giant Steps).

Atiek yang sudah lama bermukim di Negeri Paman Sam, melihat banyak potensi bakat musik anak-anak Indonesia yang bisa dikembangkan dan berpotensi menembus pasar dunia.

Oleh sebab itu, ia sangat berharap adanya keterlibatan pemerintah untuk menambah kurikulum dan mata pelajaran musik di sekolah. Sebab, musik kini dikatakan sebagai pekerjaan yang sama dengan yang lain, di mana para musisi juga hidup dari hasil karya-karyanya.

"Satu hal lagi, semoga pemerintah kita menjadikan musik salah satu pelajaran dan kurikulum di semua sekolah dari mulai SD, SMP hingga SMA, dan juga menyediakan semua alat instrumentalnya beserta guru-guru musik yang kredibel di bidangnya. Begitu juga dengan sarana dan tempat untuk mereka praktik dan untuk tampil (bagi) murid-murid. Pemerintah bisa mengakui bahwa pekerjaan musik itu sama dengan pekerjaan lain, to make for living bagi players-nya," pungkas Atiek.


(ELG)