Vokalis Iron Maiden Tak Setuju Heavy Metal Identik dengan Musik Kelas Pekerja

Agustinus Shindu Alpito    •    04 Desember 2017 11:07 WIB
musik
Vokalis Iron Maiden Tak Setuju Heavy Metal Identik dengan Musik Kelas Pekerja
Selain berkarier sebagai musisi, Bruce Dickinson memegang lisensi sebagai pilot (Foto: via NME)

Los Angeles: Vokalis Iron Maiden, Bruce Dickinson, mengaku tidak sepakat soal stereotipe  musik heavy metal yang dianggap musik kelas pekerja. Hal itu dia ungkapkan dalam wawancara dengan The Irish Times.

Dalam buku otobiografi berjudul What Does This Button Do?, disebutkan Dickinson pernah masuk sebuah sekolah prestisius di Inggris. Lantas, jurnalis The Irish Times  menyinggung hal itu dengan mengaitkan latar belakang Dickinson dari kelas menengah, yang kemudian jatuh cinta pada heavy metal yang selalu digambarkan sebagai musik kelas pekerja.

“Saya enggak yakin soal pendapat itu. Saya enggak sependapat Anda bisa mengalokasikan gaya musik dengan kelas tertentu. Anda bisa membayangkan musik punk adalah musik kelas pekerja, tetapi sebenarnya banyak band-band punk papan atas yang hidup cukup mewah. Juga ada beberapa kelas menengah atau anarkis aristokrat band punk papan atas.”

“Saya bukan orang yang memulai perang kelas sosial di musik. Perang kelas sosial adalah hal yang sangat saya hindari, apapun bentuknya, karena itu adalah omong kosong. Manusia adalah manusia. Mereka datang dari latar belakang bervariasi. Uang tidak menghampiri manusia, kecuali manusia itu menginginkannya,” ujar Dickinson.

Selain berkarier sebagai musisi, Dickinson memegang lisensi sebagai pilot dan juga berprofesi sebagai pengusaha dan penulis. Saat ini usianya 59 tahun dan telah melahirkan total 22 album sejauh ini, bersama Iron Maiden, dalam karier solo dan bersama grup Samson.

 


(DEV)