Isyana: Bernyanyi Lagu Klasik Seperti Pulang ke Rumah

Cecylia Rura    •    01 Februari 2018 10:46 WIB
musik indonesia
Isyana: Bernyanyi Lagu Klasik Seperti Pulang ke Rumah
Isyana Sarasvati dan Avip Priatna usai gelaran konser Invitation to the Dance di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu malam (31/1/2018). (Foto: Cecylia Rura/Medcom.id)

Jakarta: Isyana Sarasvati ikut menyumbangkan nada-nada sopran dalam gelaran konser musik klasik orkestra Invitation to the Dance yang digelar di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Rabu malam, 31 Januari 2018.

Pada konser malam itu, Isyana mengaku senang dapat kembali berkolaborasi dengan guru musik SD-nya, Avip Priatna, direktur musik sekaligus konduktor dalam acara konser.

Kesempatan ini menjadi momen berharga bagi dara berusia 24 tahun itu. Baginya, selain kembali berkolaborasi dengan Avip, bernyanyi musik klasik seperti mengantarkannya pulang ke rumah.

"Senang banget. Karena berkesempatan menyanyikan lagu klasik, aku selalu merasa setiap bernyanyi lagu klasik seperti pulang ke rumah, karena berawal dari sini. Kak Avip guru aku dari SD. Pokoknya Kak Avip mentor musik aku dan seneng banget bisa diajak kolaborasi lagi di awal tahun 2018 ini," kata Isyana usai konser Invitation to the Dance di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki pada Rabu malam (31/1/2018).

Komposisi musik yang dibawakan pun merupakan salah satu karya komposer favoritnya, Johan Strauss II. Dalam konser malam itu, Isyana membawakan salah satu karya Strauss berjudul Fruhlingsstimmen - Walzer, Op 410, bergaya waltz yang menenangkan dan berhasil membuat penonton terhanyut dibuatnya.

"Saya menyanyikan lagu dari beberapa komposer yang favorit aku seperti Johann Strauss, itu adalah salah satu komposer favorit aku. Jadi, makasih banget buat Kak Avip udah mau ngajakin aku," kata Isyana.

"Makasi juga Isyana sudah mau gabung," balas Avip di sebelah Isyana.

Selain karya Strauss, Isyana pun didapuk membawakan tarian musik Les filles de Cadiz karya komposer Leo Delibes (1836-1891).

Dalam catatan jejak rekam, Isyana Sarasvati mulai diperkenalkan dengan instrumen musik sejak usia 4 tahun oleh ibunya. Di usia yang ke-16, Isyana mendapatkan beasiswa dari pemerintah Singapura untuk meneruskan pendidikan Music Performance di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA) di Singapura. 

Isyana kemudian kembali mendapatkan beasiswa penuh di Rotal College of Music (RCM) London. Ia pun berhasil lulus dengan predikat First Class Cumlaude di tahun 2015. 

Hingga saat ini, sepanjang karier bermusik Isyana telah menelurkan dua buah album, Explore (2014) dan Paradox (2017) di bawah label Sony Music Entertainment. Dua album itu diproduksi Isyana di Swedia. 

Isyana juga sempat berkolaborasi dengan bintang pop Raisa Andriana lewat lagu Anganku Anganmu.


 




(ASA)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

5 days Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA