5 Lagu yang Merekam Lika-liku Jakarta

Agustinus Shindu Alpito    •    22 Juni 2018 18:37 WIB
trivia musik
5 Lagu yang Merekam Lika-liku Jakarta
ekerja memasang penyangga pada patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat terkait proyek MRT. Patung Selamat Datang merupakan salah satu ikon kota Jakarta. (Foto: MI/PANCA SYURKANI)

Jakarta: Hari ini, 22 Juni 2018, Jakarta berulang tahun ke-491. Penetapan hari jadi Jakarta berdasarkan naskah berjudul Dari Jayakarta ke Jakarta yang disusun oleh Mr. Dr. Sukanto. Dalam naskah itu, Sukanto memperkirakan bahwa 22 Juni 1527 adalah hari di mana Kota Jayakarta dibangun oleh Fatahillah.

Dalam perkembangannya, Ibukota Jakarta punya berjuta kisah yang menarik untuk diungkapkan, hal itu juga ditangkap baik oleh beberapa musisi dan mengabadikannya dalam bentuk lagu. Hampir setiap era memiliki musisi yang mengabadikan kehidupan Jakarta, belasan atau bahkan puluhan lagu tercipta tentang kota ini, dari era Melky Goeslaw, Koes Plus hingga yang terbaru lagu Jakarta Blues dari Sandhy Sondoro. 

Berikut lima lagu bertema Jakarta pilihan Medcom.id.

1. Jakarta Pagi Ini - Slank



Lagu ini merekam bagaimana pagi hari di Jakarta tak seindah apa yang seharusnya. Tidak ada burung bernyanyi, embun pagi telah terkontaminasi dan warga Jakarta harus berpacu dengan berbagai rutinitas yang membuat emosi meletup-letup.

Lagu Jakarta Pagi Ini ditulis oleh Bimbim dan Kaka untuk album Virus (2001). Salah satu fakta menarik adalah bahwa Bimbim merupakan cucu dari mantan Gubernur Jakarta era 1960-an, Soemarno Sosroatmodjo.


2. Jakarta Blues - Sandhy Sondoro



Penyanyi Sandhy Sondoro tumbuh besar di Jakarta, sebelum pindah ke Jerman. Sukses di skala dunia tidak membuat Sandhy melupakan begitu saja tempat masa kecilnya, Jakarta. Dia mengabadikan lika-liku hidup di Jakarta lewat lagu berjudul Jakarta Blues, yang akan dirilis dalam album Sandhy mendatang.

Fakta menarik antara Sandhy dan Jakarta adalah, dia sempat bergabung di Sekolah Sepak Bola Persija, tim bola kebanggaan warga Jakarta. Sandhy sempat memperkuat tim Persija Junior dari kelas 6 SD hingga 3 SMP.


3. Siapa Suru Datang Jakarta - Melky Goeslaw



Lagu ini melahirkan bait legendaris, “Siapa suruh datang Jakarta.” Sebuah peringatan keras akan “kejamnya” Ibukota. Lewat lagu ini Melky menggambarkan kehidupan sosial di Jakarta, dimana banyak orang tidak peduli pada sesama.

4. Jakarta Motor City - Sir Dandy



Sebuah judul cerdas dari Sir Dandy. Jakarta adalah kota motor! Berdasarkan hasil penelitian, pengendara motor paling banyak di Asia terdapat di Jakarta. Pada 2015, jumlah sepeda motor yang berseliweran di Jakarta capai 13,9 juta unit.

Mengutip lirik Jakarta Motor City, “Jakarta motor city, semua ngebut tak terkendali. Skot mobil disikat, trotoar dikangkangin, tak takut mati apalagi takut polisi.” Sebuah lirik yang begitu nyata dan apa adanya.

5. Aku Cinta J.A.K.A.R.T.A. - C’Mon Lennon



Lagu “indie” legendaris ini begitu catchy dan mudah nempel di telinga. Meski Jakarta punya seribu alasan untuk ditinggalkan, tetapi kota ini begitu dicintai warganya. Melalui lirik yang repetitif, C’Mon Lennon berhasil mengabadikan bagaimana ketegasan ungkapan cinta pada Jakarta, sekaligus kultur sepakbola yang kuat di kota ini. 


 




(ASA)

SMASH Menolak Bubar

SMASH Menolak Bubar

6 days Ago

SMASH kembali bukan sebagai 'Seven Man As Seven Heroes'. Berenam; Bisma Kharisma, Rangg…

BERITA LAINNYA