Mateus Asato Bangga Berkolaborasi dengan Rafi Muhammad

Cecylia Rura    •    03 Maret 2018 15:48 WIB
Mateus Asato
Mateus Asato Bangga Berkolaborasi dengan Rafi Muhammad
Mateus Asato di Java Jazz International Festival 2018, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat, 2 Maret 2018. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Mateus (Nogueria) Asato, gitaris muda berbakat asal Brasil berkesempatan mengunjungi Indonesia lewat panggung Java Jazz International Festival 2018. Pada gelaran musik tahunan taraf internasional ini, gitaris yang mulai jatuh cinta pada instrumen gitar sejak usia 9 tahun itu berkolaborasi dengan drummer muda Indonesia Rafi Muhammad, pianis Adra Karim dan pemain bass Taufan Wirzon.

Ditanya soal pengalaman kolaborasinya bersama Rafi, Mateus mengaku bangga dan takjub dengan permainan drummer kelahiran 1996 itu.

"Sangat menyenangkan. Rafi adalah sosok yang bertalenta. Saya menyukai permainannya," kata Mateus kepada Medcom.id saat wawancara eksklusif usai tampil di panggung Java Jazz Stage di Gazebo, Java Jazz International Festival, Jumat, 2 Maret 2018.

"Rafi adalah sosok drummer yang berbakat. Sangat menakjubkan bisa berada satu panggung dengan Rafi," lanjut Mateus.

Total ada delapan musik instrumen yang dibawakan oleh Mateus dan Rafi cs. Dalam aksi kolaborasinya bersama Rafi Muhammad Trio, Mateus membawakan satu lagu karya Rafi dan satu lagu favoritnya, Don't Dream It's Over milik Crowded House.

"Saya juga mengkaver lagu Don't Dream It's Over (di YouTube), milik Crowded House," ucapnya.



Ini merupakan kali pertama Mateus berkunjung ke Indonesia. Gitaris yang juga aktif mengkaver beberapa lagu melalui YouTube hingga memiliki ruang di hati penikmat musik akustik ini berharap dapat kembali bertandang ke Indonesia. Sebab, ia merasa senang disambut hangat dan sadar banyak penggemar Indonesia yang menantinya.

"Banyak penggemar saya dari Indonesia. Saya pernah mendapatkan pesan langsung dari mereka," kata musisi berusia 24 tahun tersebut.

Mateus Asato merupakan gitaris latin yang banyak mengkaver lagu lewat permainan gitar akustik. Aktif mengunggah beberapa lagu andalan untuk dikaver membuat gitaris yang masih memiliki garis keturunan Jepang dan banyak menghabiskan waktu di Los Angeles ini mulai dikenal.

Hingga kini, sudah ada 107 video yang diunggah Mateus dan menarik perhatian 173 ribu subscribers.

"Saya akan sangat senang jika kembali diundang dalam Java Jazz Festival. Semua konsepnya sangat menarik dengan beberapa panggung berbeda," pungkas Mateus.


 
(ELG)