Menggugah Kepedulian di Konser Mimpiku untuk Papua

Sri Yanti Nainggolan    •    15 Oktober 2016 22:39 WIB
konser musik
Menggugah Kepedulian di Konser Mimpiku untuk Papua
Edo Kondolongit (Foto: metrotvnews/Yanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Setiap anak berhak mendapatkan hak sebagaimana mestinya untuk mewujudkan mimpi-mimpi tanpa terhalang apapun, dan mendapatkan kesejahteraan yang layak.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Wahana Visi Indonesia (WVI) bersama Kementrian Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) mempersembahkan Konser Kepedulian "Mimpiku untuk Papua" yang diselenggarakan di Grand Studio Metro TV, Jakarta pada Sabtu (15/10/2016) malam.

Konser "Mimpiku untuk Papua" menampilkan beberapa artis kelas atas yang juga menunjukkan kepedulian mereka terhadap tanah Papua.

Lagu Aku Papua dinyanyikan secara syahdu oleh penyanyi papan atas Edo Kondologit sebagai pembuka konser tersebut. Suara merdu penyanyi muda Vidi Aldiano pun ikut membawa suasana kala ia menyanyikan lagu Harmoni ciptaan grup band Padi dengan apik.

Acara yang dipandu oleh oleh Erwin Parengkuan dan Melanie Putria tersebut juga dimeriahkan oleh trio penari Funky Papua dan dua komika Awe dan Arie Keriting yang membahas tentang berbagai hal seputar Papua, seperti penduduk yang heterogen, toleransi agama yang tinggi, serta berbagai budaya dan kekhasan asal Papua.

Para penonton juga dihibur dengan beberapa lagu daerah dari Papua, yaitu Yamko Rambe Yamko yang dibawakan oleh penyanyi jebolan salah satu ajang pencarian bakat, Nowela yang juga memiliki separuh darah Batak dan lagu Sajojo yang dinyanyikan secara kolaborasi oleh Nowela, Edo Kondologit, dan Vocal Grup Anak Papua.

"Saya pernah merasakan pendidikan yang tak layak saat bersekolah di Papua dulu, di mana anak kelas satu hingga enam SD belajar di ruangan yang sama. Saya harap dengan adanya KRA, adik-adik tak perlu lagi merasakannya," harap Nowela.

Salah satu tujuan dari diadakannya konser tersebut adalah meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dari berbagai pihak dalam mendukung implementasi program Kampung Ramah Anak (KRA) di Papua.

Sementara itu, Agnes Wulandari selaku Ketua Yayasan WVI berharap konser ini dapat membuka hati berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun lembaga masyarakat untuk lebih peduli kepada warga Indonesia yang berada di daerah paling timur tersebut.

"Kami berharap, program KRA ini dapat membuat anak-anak di Papua merasa dihargai dan dilindungi swhingga hak-hak dasar mereka terpenuhi. Oleh karena itu kami membutuhkan bantuan masyarakat untuk mewujudkannya," ujarnya pada kesempatan yang sama.

 


(ELG)

Senandung Senja Yon Koeswoyo

Senandung Senja Yon Koeswoyo

1 month Ago

Tubuh pria tua itu hanya bersandar di sebuah sofa berwarna cokelat. Seorang kawan di dekatnya m…

BERITA LAINNYA