12 Aksi Kolaborasi yang Wajib Disimak di Java Jazz Festival 2018

Purba Wirastama    •    01 Maret 2018 10:12 WIB
festival musik
12 Aksi Kolaborasi yang Wajib Disimak di Java Jazz Festival 2018
Rafi Muhammad, drummer yang akan berkolaborasi dengan Mateus Asato di JJF 2018 (Foto: Decky Arrizal)

Jakarta: Kolaborasi antar grup atau solo dalam satu panggung musik bukan hal baru bagi Java Jazz Festival. Dalam gelaran ke-14 pada tahun ini, JJF kembali menyuguhkan sejumlah kolaborasi, terutama antara musisi lokal dan internasional.

"Tahun ini sangat amat beragam yang main di Java Jazz, tetapi yang selalu jadi hal spesial adalah kolaborasi musisi Indonesia dan musisi internasional," kata anggota tim program JJF Nikita Dompas dalam jumpa pers di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu, 28 Februari 2018.

Hingga hari ini, tim program JJF memastikan sudah ada sedikitnya 12 penampilan kolaborasi dalam tiga hari festival pada 2-4 Maret mendatang. Salah satunya adalah Elek Yo Band, grup musik dadakan sejumlah menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK yang akan tampil bersama duo Endah N Rhesa.

1. Mateus Asato - Rafi Muhammad Trio

Mateus Asato adalah gitaris muda keturunan Jepang-Brazil yang dikenal oleh khalayak lintas negara lewat video viral media sosial. Saat usia 16, Asato menang dalam Double Vision Brazil 2010, kontes gitar nasional pertama dan satu-satunya yang dia ikuti. Kemenangan ini punya pengaruh besar bagi karier Asato berikutnya.

Asato akan tampil bersama Rafi Muhammad Trio di panggung Java Jazz Stage pada hari pertama selama satu jam mulai pukul 20.00 WIB.

2. The Danish Radio Big Band - New York Voices & Ivan Lins

The DR Big Band adalah grup 19 musisi Belanda sejak 1964 yang memainkan ragam jazz, dari klasik, big band swing, soft ballad, dan komposisi baru serta eksperimen jazz. Mereka akan tampil bersama kwintet vokal jazz New York Voices dan musisi solo pop Brazil Ivan Lins dalam dua sesi petang pada Jumat dan Sabtu.

3. The Danish Radio Big Band - Curtis Stigers

Kolaborasi The DR Big Band berikutnya adalah bersama Curtis Stigers, vokalis, gitaris, dan saksofonis Amerika kelahiran 1965. Mereka akan tampil dalam dua sesi petang pada Sabtu dan Minggu.

4. JavaJive - Fariz RM

Grup musik Bandung JavaJive baru saja merilis singel baru berjudul Dansa Yo Dansa ciptaan asli Titiek Puspa. Singel versi cover ini dibuat sebagai penghormatan bagi Titiek, The Rollies yang mempopulerkan lagunya, serta Fariz Rustam Munaf musisi idola mereka semasa SMA. JavaJive mengajak Fariz RM untuk tampil dalam satu sesi malam pada hari kedua.

5. Yura Yunita - Ron King Horn Sections

Ron King Horn Sections kembali lagi ke JFF dan kali ini akan berkolaborasi dengan penyanyi solo Yura Yunita. Mereka akan tampil dalam satu sesi petang pada hari kedua.

6. Tony Monaco - Gugun Blues Shelter

Pemain organ AS Tony Monaco akan tampil bersama grup Jakarta Gugun Blues Shelter pada satu sesi malam hari terakhir.

7. Tony Monaco - Oele Pattiselanno & Cendi Luntungan

Pada hari kedua, Tony akan berkolaborasi terlebih dulu dengan dua musisi jazz senior yang pernah membesarkan The Jazz Riders pada era 1980-an, yaitu Oele Pattiselanno & Cendi Luntungan. Mereka tampil dalam satu sesi petang.

8. Dira Sugandi - Harvey Mason

Penyanyi solo Bandung Dira Sugandi akan berkolaborasi dengan drummer Afrika-Amerika Harvey Mason, didukung oleh gitaris Paul Jackson Jr, saksofonis Elan Trotman, Chris Walker, dan Kevin Randolph. Mereka akan membuka panggung Kopi Kapal Api Hall dalam satu sesi petang pada hari pertama.

9. The Soulful - Amelia Ong & Imela Kei

Grup vokal kwartet Jakarta The Soulful akan berkolaborasi dengan dua penyanyi solo Amelia Ong dan Imela Kei. Mereka akan tampil dalam satu sesi penutup di panggung Java Jazz Stage pada hari pertama.

10. Candra Darusman - Monita Tahalea, Teddy Adhitya, Adikara Fardy, Nina Tamam - Chaseiro & Karimata Trio

Musisi kelahiran Bogor Candra Darusman sedang menyiapkan proyek album Detik Waktu: Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman bersama beberapa penyanyi antara lain Monita Tahalea, Teddy Adhitya, Adikara Fardy, Nina Tamam. Mereka akan tampil dalam satu sesi penutup panggung BNI Hall pada hari kedua. Rekan dari dua grup musik terdahulu, Chaseiro dan Karimata Trio, juga akan ikut tampil.

11. Incognito - Java All Star

Incognito kembali lagi ke Java Jazz, tetapi dengan proyek kolaborasi berbeda, yaitu Java All Star. Kolaborasi ini diklaim belum pernah dimainkan di manapun sebelumnya. Java All Star adalah Tompi, Rega Dauna, Petra Sihombing, dan Dira Sugandi. Mereka akan tampil dalam satu sesi petang pembuka panggung BNI Hall pada hari terakhir.

12. Elek Yo Band - Endah N Rhesa

Apa yang unik adalah bahwa Elek Yo Band merupakan grup musik dadakan dari sejumlah menteri saat hendak menghadiri pesta pernikahan dari keluarga rekan menteri lain. Budi Karya Sumadi, Basuki Hadimulyono, Triawan Munaf, beserta Agus Marsudi akan tampil bersama vokalis Retno Marsudi, Sri Mulyani, dan Teten Masduki. Mereka akan berkolaborasi dengan Endah N Rhesa dalam satu sesi malam pada hari pertama.
 




(ASA)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

1 week Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA