Ribuan Orang Putihkan Arena SHVR Sensation 2018

Purba Wirastama    •    11 Februari 2018 15:16 WIB
festival musik
Ribuan Orang Putihkan Arena SHVR Sensation 2018
Gimmick aksi panggung EDM DJ Ummet Ozcan (Foto: Purba Wirastama)

Tangerang Selatan: Pertunjukan musik dance Sensation telah sukses digelar untuk pertama kali di Indonesia pada Sabtu malam 10 Februari 2018. Satu hal paling menarik dari pesta musik kencang semalam suntuk ini adalah konsep penyeragaman bagi para penikmat pesta, yang semua bergabung dalam balutan pakaian putih.  

Mengusung tema Ocean of White, Sensation Indonesia 2018 digelar bersama pengelola acara lokal SHVR. Aula luas di ICE BSD City yang mampu menampung 20ribu orang, disulap menjadi arena pesta dengan konsep dekorasi bawah laut. Belasan instalasi ubur-ubur putih dengan cahaya warna neon digantung di sekeliling panggung besar 360 derajat.  


Kemeriahan SHVR Sensation Indonesia 2018 (Foto: Purba Wirastama)

Syarat akses masuk ke arena ini memang sangat ketat. Kendati tiket seharga Rp800 ribu hingga tiga juta rupiah sudah dikantongi, panitia tak segan melarang masuk orang yang berpakaian selain putih. Warna selain putih hanya boleh maksimal 20 persen, begitu aturannya. Atasan dan bawahan harus putih. Bagi yang nekad datang tanpa putih-putih, panitia menyilakan menuju stan penjual celana dan kaos/kemeja putih di sudut parkiran.  

Mr. White, DJ residen untuk Sensation, menjadi ikon 'putih' sekaligus pembuka pesta sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam riasan serba putih mulai kepala hingga kaki, DJ pria ini 'memanaskan' suasana dengan musik elektronik trance dan house selama sekitar 70 menit. Sosok wajah aslinya disembunyikan dan dijadikan misteri. Dia selalu menjadi pembuka dalam gelaran Sensation berkonsep sama di 30-an kota sebelumnya.  


(Foto: Purba Wirastama)

Ratusan orang dalam pakaian putih dan berbagai aksesoris mulai berkumpul dan mengerumuni panggung sejak petang. Kebanyakan remaja-dewasa yang tampak sangat antusias. Pada empat sisi arena, ada area yang lebih tinggi bagi ratusan pemegang tiket VIP. Ratusan yang lain menyusul datang bergelombang dalam kelompok-kelompok pertemanan. Pesta memang baiknya dinikmati sama-sama.  


(Foto: Purba Wirastama)

Setelah Mr. White usai mengeset atmosfer, duo DJ Belanda Lucas & Steve menguasai panggung. Mereka memainkan beberapa track tanpa vokal bernuansa house dan mash-up remix sejumlah singel Up. Belasan penari tiba-tiba muncul dari dua panggung sayap. Setengah badan mereka berada dalam bola transparan berwarna putih. Saat bola-bola pecah, ribuan orang bersorak kegirangan.  

Atmosfer semakin terbangun saat DJ Belanda-Turki Ummet Ozcan tampil sekitar pukul 23.30 WIB dengan track asli seperti dan remix seperti Higher dan How Deep is Your Love. Ribuan orang telah datang dan berkerumun ke area paling dekat panggung dan area VIP di atas. Belasan penari muncul lagi dari panggung sayap. Kali ini mereka membawa selang yang menyemburkan asap dry ice ke sekeliling panggung.

Pesta musik elektronik dan cahaya sorot ini masih berlanjut hingga pukul 03.00 WIB. DJ Belanda Quintino merebut panggung jelang pukul 1. Hingga aksi Quintino, sudut-sudut arena ICE BSD yang agak jauh dari panggung pusat belum ramai orang. Arena ini diperkirakan mampu menampung hingga 20 ribu orang. Kendati demikan, 'lautan putih' dari ribuan yang datang tetap menjadi sajian visual yang menarik bagi satu sama lain.

Penampilan puncak yang ditunggu-tunggu adalah Dimitri Vegas dan Like Mike, DJ bersaudara asal Belgia yang dinobatkan sebagai terbaik di dunia oleh majalah DJMag. Ini seperti menjadi sajian 'balas hutang' SHVR. Saat mereka menggelar SHVR Ground Festival pada 2016, Like Mike batal tampil berkolaborasi dengan Dimitri Vegas untuk kali pertama di Indonesia.

 


(DEV)