Dikontrak Label Luar Negeri, Speaker First Siap Tinggalkan Indonesia

Elang Riki Yanuar    •    15 Mei 2018 18:17 WIB
musik indonesiaSpeaker First
Dikontrak Label Luar Negeri, Speaker First Siap Tinggalkan Indonesia
Speaker First (Foto: Medcom/Elang)

Jakarta: Perjuangan Speaker First tampil di sejumlah festival musik luar negeri tak sia-sia. Band asal Bandung ini menandatangani kontrak dengan sebuah label luar negeri.

Band yang terdiri dari Mahatir Alkatiry (vokal), Beny dan Bony Barnaby (gitar) masih belum mau menyebut label mana yang mengontrak mereka. Yang pasti, Speaker First yakin bergabungnya mereka dengan label asing memuluskan impian mereka membangun karier di luar negeri.

"Agustus nanti kami akan umumkan kalau kami bergabung sama label luar negeri, tapi belum bisa kami umumkan sekarang.  Karena kalau ngomongin potensi, musisi Indonesia itu kelasnya sudah kelas luar negeri. Tapi kolamnya saja, industrinya sebelum se-established di luar. Mudah-mudahan kami jadi pembuka jalan buat banyak teman-teman," kata Attir vokalis Speaker First saat ditemui Bandara Soekarno-Hatta.   

Speaker First memang lebih sering tampil di luar negeri. Mereka pernah menjadi band Asia pertama yang tampil di Woodstock pada 2017. Terakhir, mereka baru saja menjalani tur enam kota di Amerika dan Inggris pekan kemarin.

Attir tak memungkiri, mereka tidak begitu dikenal di Indonesia. Meski begitu, band yang berdiri sejak 2002 ini tak pernah mengambil pusing. Mereka pernah bergabung dengan sebuah label besar di Indonesia, tapi akhirnya keluar. Merasa musik mereka kurang diterima di Indonesia, Speaker First menganggap dirinya berada di 'kolam yang salah'.

"Kami masih merasa berada di kolam yang salah sih. Tapi maksudnya kami dewasa untuk memahami posisi kita gimana. Saat ini mungkin belum. Tidak tahu dua atau lima tahun mendatang bisa saja kami bisa sebesar Wali main di Indonesia. Tapi sejauh ini Indonesia belum. Di luar negeri lebih tepat (untuk musik rock)."0

"Ketika kami balik lagi ke sini, no body notice about Speaker First, ya we just playing music. Itu enggak penting banget. Malah lebih senang. Kami kalau jalan di Guitar Center di Hollywood orang notice, you guys Speaker First. Kemarin kami jalan-jalan di LA orang tahu. Terus sampai sini orang-orang di sini bilang, siapa sih. Kami sih lebih baik begitu. Mungkin kalau gue ceritain di sini, orang bilangnya sombong atau mengada-ada. Karena budaya nyinyir itu salah banget. You should respect and support any kind of music," paparnya.

Setelah resmi bergabung dengan label luar negeri, Speaker First bersiap meninggalkan Indonesia. Mereka hendak menetap di luar negeri agar lebih fokus membangun karier di sana. Langkah ini juga dianggap lebih hemat. Mereka merujuk pada keputusan musisi asal Indonesia yang sukses di luar negeri seperti Anggun, Joey Alexander dan terbaru Rich Brian yang memutuskan menetap di luar negeri.

"Kami lagi dalam proses menuju ke situ (menetap di luar negeri). Karena memang kendala banget. Jadinya capek banget (bolak-balik). Kalau mau jadi artis di Indonesia, tinggalnya di Jakarta, kasarnya begitu.  Begitu pun kalau mau di luar harus tinggal di sana seperti LA, London, atau Berlin. Mudah-mudahan tahun-tahun depan. Label sudah dapat, demand-nya sudah terbentuk. Jadi memang dua tahun ini kita persiapkan itu (tinggal di luar) biar tidak bolak-balik," terangnya.

Speaker First sejauh ini sudah punya dua singel untuk dirilis di luar negeri yaitu, The Anthem dan Break My Soul. Setelah resmi dikontrak label luar negeri, Speaker First menyiapkan materi baru untuk dikemas dalam album penuh atau mini album.

"Kami mau coba masuk ke industri lewat singel dulu. Break My Soul sudah dua tahun diputar dan responsnya bagus. Mungkin habis kami sign (sama label luar) kami ada full album atau mini album. Kami tahun ini mulai campaign di Indonesia. Tujuannya bukan buat jualan. Tapi mau kasih tahu ada artis kita yang fighting di luar negeri, terus, kalian harus dukung," tutupnya.

 


(ELG)

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

1 week Ago

Meski melaju dengan Regina, Geisha tidak ingin menghapus bayang-bayang Momo. Lantas, ke mana ar…

BERITA LAINNYA