Glenn Fredly, Tompi dan Musisi Lintas Generasi Gelar Konser Amal untuk Lombok

Purba Wirastama    •    08 Agustus 2018 12:12 WIB
Gempa Lombok
Glenn Fredly, Tompi dan Musisi Lintas Generasi Gelar Konser Amal untuk Lombok
Pasukan penyelamat terus menyisiri reruntuhan bangunan untuk menyelamatkan para korban gempa NTB yang terjadi pada Minggu, 5 Agustus 2018 (Foto: Antara Foto/Zabur Karuru)

Jakarta: Glenn Fredly, Kadri Mohamad, Jubing, serta 30-an musisi lintas generasi dari Komunitas Biduan mengadakan konser penggalangan dana bagi para penyintas gempa di Lombok dan Bali. Konser akan digelar dalam agenda bulanan Musik Bagus Day di Cilandak Town Square (CITOS) Jakarta pada Kamis, 9 Agustus 2018.

Musisi lain yang terlibat di antaranya Arry Syaff & Aufa, Oet Eno, Mian Tiara, Susie Legit, Bangkit Sanjaya, Doddy dan Aning Katamsi, RSJ Choir, Atiek CB, Amank Syamsu, Restu Fortuna, Koes 2nd Gen, Keenan Nasution dan Krisna Prameswara, Ikang Fawzi, Rossa, Syaharani & Donny Suhendra, Giring, Tompi, serta Armand Maulana & Dewa Budjana.

Lalu ada Trison & Eet Sjahranie, Pentaboyz, Kikan & Ian Antono, Che Cupumanik, Jimi The Upstairs, Shelomita, Ermy Kulit, Rien Djamain, Reda Gaudiamo, Prass Audiensi, Andre Hehanusa, Bonita, Candil, Once, RAN, Iis Sugianto, Calvin Jeremy, Vira Talisa, Andien, dan The Soulful.

Pertunjukan musik amal ini dipersiapkan sejak tiga hari terakhir, menyusul rangkaian gempa tektonik bermagnitudo terbesar 7 SR pada Minggu, 5 Agustus. Hingga Rabu pagi, 8 Agustus, korban meninggal akibat gempa mencapai 108 orang dan korban luka 134 orang.

Awalnya, Kadri Mohamad mewakili Komunitas Biduan mengajak pengamat musik Adib Hidayat untuk ikut bergabung menggagas konser amal. Namun sebelumnya, Adib dan Ary Astina alias Jerinx SID sudah menggalang donasi lewat situs donasi Kitabisa.com. Kedua kampanye ini akhirnya digabung. 





"Kebetulan, Glenn Fredly punya acara rutin di CITOS, Musik Bagus Day, music market dan ada talkshow segala. Akhirnya sepakat digabung," ungkap Adib kepada Medcom.id lewat telepon pada Rabu pagi, 8 Agustus.

Menurut Adib, para musisi Komunitas Biduan langsung bersedia bergabung setelah ide konser amal dilempar di grup percakapan WhatsApp. Bahkan mereka segera membahas lagu apa yang masing-masing hendak mereka bawakan. 

"Tinggal koordinasi, malah sudah langsung membicarakan lagu. Misalnya Armand dan Budjana, 'Eh gue mau main lagu ini ya', terus Kikan dan Ian mau lagu ini. Enaknya itu. Bayangkan ada 200 penyanyi Indonesia dalam sebuah grup WhatsApp, ketika dilempar ide untuk bikin konser amal, siapa yang bisa pasti langsung mau untuk terlibat," tutur Adib.

"Setelah poster itu nyebar, banyak yang ingin ikutan, tinggal kami atur apa diakomodasi semua, karena waktunya juga mepet," imbuhnya.

Jalur penyaluran dana bantuan masih dipikirkan, mana yang bisa dipercaya dan punya urgensi sesuai perkembangan situasi di Lombok dan Bali. Adib menyebut mereka juga berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) lewat Sutopo Purwo Nugroho. 

Hingga siang ini, donasi yang digalang lewat Kitabisa.com sudah terkumpul Rp118 juta. Selain dua kampanye tersebut, Adib dan kawan-kawan juga merancang kampanye lain bersama para musisi dan penggemar lewat situs Kolase.com.

 


(ASA)

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

Wawancara Eksklusif Geisha, Berlayar Tanpa Melumpuhkan Ingatan tentang Momo

5 days Ago

Meski melaju dengan Regina, Geisha tidak ingin menghapus bayang-bayang Momo. Lantas, ke mana ar…

BERITA LAINNYA