Isyana Sarasvati Merilis Album Kedua Bertajuk Paradox

Agustinus Shindu Alpito    •    01 September 2017 13:27 WIB
isyana sarasvati
Isyana Sarasvati Merilis Album Kedua Bertajuk Paradox
Isyana Sarasvati (Foto: metrotvnews)

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah sukses dengan album debut Explore! yang dirilis pada 2015, Isyana Sarasvati melaju dengan album studio kedua bertajuk Paradox.

Album Paradox sudah dirilis secara digital, dapat didengarkan melalui beragam layanan streaming musik dan toko musik digital, mulai Jumat (1/9/2017). Isyana sendiri sudah memberikan isyarat perilisan album ini lewat vlog pribadi yang diunggah ke YouTube dengan nama akun Isyana Sarasvati.

"Tema dari album kedua ini the voice of Paradox. Kenapa? Karena nanti kalian kalau mendengarkan album kedua ini kalian akan menemukan lirik, kemudian ritme, nada-nada paradoksal," tukas Isyana lewat vlog yang diunggah 26 Agustus lalu.

Judul Paradox dipilih Isyana berdasarkan pengalaman pribadi. Isyana merasa dalam keseharian, dia tidak lepas dari beragam paradoks. Tetapi paradoks itu yang akhirnya membawa Isyana pada gagasan-gagasan musik baru yang terangkum di album kedua ini.

“Paradoks itu kan menunjukan bahwa kita tidak tahu identitas suatu fenomena, sebenarnya kayak kehidupan saya sekarang ini yang benar-benar saling silang dan kontradiktif, namun tetap berjalan.”

“Kalau boleh jujur aku seorang yang sangat-sangat introvert, namin pekerjaan aku extrovert. I’am an entertainer,” jelas Isyana.

Paradoks lain yang dicontohkan Isyana terjadi pada dirinya adalah soal karakter musik klasik yang digelutinya sejak kecil. DI sisi lain, dalam industri musik komersial Isyana berkutat dengan musik pop.

“Aku betul-betul lahir di background musik yang pure classical music. Aku sampai kuliah pun ambil classical music, I’am an opera singer. (Tetapi) secara mayoritas orang Indonesia mengenal aku sebagai musisi pop. Di album kedua ini aku bisa lebih menunjukan seorang Isyana Sarasvati seperti apa.”

Album Paradox berisi sepuluh lagu. Termasuk lagu Anganku Anganmu yang dibawakan Isyana secara duet dengan Raisa.

Menutup penjelasannya soal Paradox, Isyana menegaskan bahwa musik satu-satunya hal yang paling mengerti soal perasaannya.

“Kenapa aku percaya ke musik daripada orang lain? Karena kadang-kadang kalau ngomong sama orang atau teman, atau even teman terdekat, kalau kita ngomong A mungkin mereka menangkapnya C. Kalau aku, langsung aku limpahkan ke musik, itu jadi sempurna, aku mau (bebas) seperti apa lika likunya, karena aku merasa musik itu bisa menyempurnakan apa yang aku rasakan tanpa harus di-judge,” jawab perempuan 24 tahun itu.

Isyana mengenyam pendidikan di Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura dan Royal College of Music, Inggris. Isyana merupakan salah satu penyanyi perempuan yang berbakat, dia menulis sendiri seluruh lagu-lagunya. Selain itu, Isyana juga menguasai sejumlah instrumen musik, antara lain electone, dan piano.


 


(ELG)

Menjaga Nyawa Clubeighties

Menjaga Nyawa Clubeighties

4 days Ago

Menjaga nyawa grup musik selama sembilan belas tahun bukan perkara mudah. Terlebih, dengan diti…

BERITA LAINNYA