Perjalanan Awal Chester Bennington di Linkin Park

Purba Wirastama    •    21 Juli 2017 11:45 WIB
linkin park
Perjalanan Awal Chester Bennington di Linkin Park
Shinoda mengaku awalnya meragukan Chester ketika pertama kali bertemu. Namun kemampuan vokalnya meruntuhkan anggapan tersebut. (Foto: Flickr Foca)

Metrotvnews.com, Jakarta: Xero, grup musik cikal bakal Linkin Park, dibentuk pada 1996 oleh Mike Shinoda dan Mark Wakefield bersama beberapa teman masa sekolah. Chester Bennington baru bergabung sebagai vokalis pada Maret 1999 dan menulis lirik dengan Shinoda untuk materi debut album mereka, Hybrid Theory.

Dalam wawancara dengan majalah Kerrang! pada awal 2008, para personel Linkin Park bercerita bagaimana awal mereka terbentuk. Sebelum Chester masuk, Mark menjadi vokalis grup. Bersama Rob Bourdon, Brad Delson, Dave 'Phoenix' Farrell, dan Joe Hahn, mereka telah membuat rekaman demo berjudul Xero yang berisi empat lagu.

Mereka berkeliling Los Angeles dan menemui sejumlah orang dari label musik. Nyaris tidak ada yang menggubris. 

Produser musik Jeff Blue, waktu itu masih di label Zomba, cukup tertarik dan bersedia membantu. Namun Mark justru keluar karena merasa tidak sejalan dengan musikalitas grup.

Waktu itu Chester masih berada di luar lingkaran. Dia tinggal bersama Samantha Olit istrinya di Arizona, 500 km dari LA, dan bekerja di sebuah perusahaan jasa digital. 

Sebelumnya Chester telah bermain musik bersama Sean Dowdell dan membentuk grup musik grunge Grey Daze, tetapi keluar pada 1998. 


Terbentuknya Linkin Park

Pada 20 Maret 1999, tepat di hari ulang tahun ke-23, Chester mendapat telepon dari Jeff Blue. Jeff bercerita tentang Xero serta musiknya yang mempertemukan hip-hop dan rock. Dia mengajak Chester bergabung dan hendak mengirimi rekaman demo.

"Aku tidak terlalu menyukai hip-hop, tetapi aku tetap meminta dia mengirim demo. Musiknya keren dan grup ini sangat berbakat, tapi aku tahu aku bisa melakukan lebih baik. Besoknya, aku pergi ke studio dan memasukkan suaraku ke musik demo mereka," kata Chester kepada Kerrang!, dikutip dari Tom-Bryant.com. 

Hari berikutnya, Chester menelepon balik Jeff dan memperdengarkan hasil rekaman lewat telepon selama 15 detik. Jeff menyukainya dan merasa Chester orang yang tepat. 

Chester pun datang ke kantor Zomba Music pada pagi hari berikutnya. Namun ternyata para personel Xero punya rencana lain. Mereka mengadakan audisi untuk memilih vokalis baru. 

Chester heran dan merasa kikuk. Dia bernyanyi dengan Shinoda dan kawan-kawan di sela audisi, tetapi harus berhenti ketika ada kandidat baru datang. Bagi Chester waktu itu, grup ini tidak serius mencari anggota dan terlihat begitu ragu dalam menentukan pilihan.


(Chester saat masih berjaya bersama grup yang melambungkan namanya, Linkin Park. Foto: Dok. Wenn)

"Secara personal, aku rasa akulah yang terbaik dari yang akan mereka temukan. Aku sudah berpengalaman di grup musik sejak lama dan (grup) kami cukup populer, sehingga aku adalah pilihan tepat." 

"Aku menganggap telah membantu mereka (dengan bergabung), tetapi mereka melihatku sama seperti orang-orang lain yang mereka pertimbangkan. Aku pikir mereka gila. Dalam hati aku memaki-maki," kenang Chester. 

Shinoda mengaku awalnya meragukan Chester ketika pertama kali bertemu. Namun kemampuan vokalnya meruntuhkan anggapan tersebut. Chester pun masuk dan bersama-sama mengerjakan materi untuk album Hybrid Theory.

(Baca juga: 10 Fakta Chester Bennington)

"Ketika aku bertemu Chester, kesan pertama adalah dia terlihat lebih kecil dari yang kubayangkan. Dia benar-benar kurus, berkacamata, dan memakai kemeja berkerah kupu-kupu jelek yang kedodoran. Membuat dia seperti pria murahan dari klab malam Arizona. Tapi suara dia di (rekaman) demo kami luar biasa. Dia bernyanyi dengan buas, sama seperti cara dia menyanyi sekarang," ujar Shinoda. 

Lirik Lagu dari Karya Chester

Shinoda mengerjakan materi musik bersama Delson, lalu membuat lirik bersama Chester. Lewat lirik-lirik ini, Chester menumpahkan semua kenangan buruk dari masa kecil, terutama soal kekerasan seksual yang dia alami. 

Ketika menulis, Chester menceritakan pengalaman tersebut kepada Shinoda. Dari situlah mereka mengenal satu sama lain, kendati Shinoda mengaku merasa tidak nyaman ketika mendengarkan cerita Chester.

Mereka mengubah nama grup Xero menjadi Hybrid Theory, yang juga direncanakan sebagai nama album debut. Berkas mp3 disebar di internet dan menjaring sejumlah penggemar. Puluhan orang label ditemui dan tetap belum ada peminat. 

Jeff, yang waktu itu telah direkrut ke divisi musik Warner Bros, membantu mereka melancarkan kontrak dengan label besar tersebut. Sejumlah syarat harus dipenuhi, termasuk penggantian nama grup musik dan seleksi sebagian besar materi album. 

Mereka mengerjakan ulang materi selama dua bulan di kediaman Shinoda. Linkin Park pun dipilih sebagai nama grup dan Hybrid Theory tetap menjadi judul album. 


(Chester juga sempat mengalami depresi berat. Foto: Dok. Linkinpark.com)

Album debut ini meraup sukses besar secara komersial. Enam album penuh dan sejumlah album lain menyusul rilis hingga 2017, termasuk One More Light yang baru dirilis pada Mei 2017 lalu.

Linkin Park pernah rehat selama dua tahun sejak 2004. Shinoda pun mengisi waktu dengan mengerjakan proyek Fort Minor. Sementara Chester membuat proyek Dead by Sunrise. 

Pada masa ini pula, Chester mengalami depresi berat dan sering mengurung diri di rumah. Pernikahan dengan Samantha bermasalah sejak dia bergabung dengan Linkin Park. Mereka bercerai pada 2005. Tahun berikutnya, Chester menikahi Talinda Ann Bentley dan dikaruniai tiga orang anak.

Kini, para personel Linkin Park dan keluarga harus berpisah dengan Chester dengan cara menyakitkan. Chester meninggal bunuh diri di Los Angeles pada Kamis pagi 20 Juli 2017 waktu setempat. Dia ditemukan gantung diri Palos Verdes Estates, tepat di hari ulang tahun Chris Cornell, sahabatnya. Sebelumnya Cornell meninggal bunuh diri dengan cara serupa di hotel Detroit pada 18 Mei 2017.










(TIN)

Renjana Base Jam Bernostalgia

Renjana Base Jam Bernostalgia

1 day Ago

"Sesuai lagu kita yaitu, Jatuh Cinta dan Rindu. Bagaimana mengenang awal orang 'jatuh …

BERITA LAINNYA