Slash Bantah Retaknya Hubungan dengan Axl karena Kolaborasinya Bersama Michael Jackson

Adi Waluyo    •    04 April 2015 16:08 WIB
gnr
Slash Bantah Retaknya Hubungan dengan Axl karena Kolaborasinya Bersama Michael Jackson
Foto: SMKC / Robert John / slashfrance.net

Metrotvnews.com: Belum lama ini, mantan manajer Guns N' Roses, Doug Goldstein, mengklaim bahwa retaknya hubungan antara Slash dan Axl Rose disebabkan oleh kolaborasi sang gitaris dengan Michael Jackson.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Rolling Stone edisi Brasil, Doug Goldstein, yang mengawal Guns N'Roses dari 1991 - 2008, mengatakan, "Pada tahun 1991, kami sedang tur, dan Slash datang ke kantor saya dan berkata, 'Saya akan pergi besok untuk bermain dengan Michael Jackson di konser tribute.' Saya mengatakan kepada Slash untuk tidak melakukannya, karena Axl pernah mendapat pelecehan seksual dari ayahnya ketika ia berusia dua tahun, dan ia percaya tuduhan (pelecehan seksual) terhadap Michael Jackson."

Goldstein melanjutkan, "Semua orang tahu Eddie Van Halen menerima USD1 juta untuk bermain di 'Beat It' (hit Michael Jackson). Jadi, saya bertanya kepada Slash, 'Berapa banyak yang kau terima?' dan dia berkata, 'Aku hanya akan mendapatkan TV layar lebar'."

"Ketika Axl menemukan Slash akan bermain dengan Michael Jackson dan bahwa ia hanya dibayar dengan sebuah TV layar lebar, Axl sangat terpukul," ujar Goldstein. "Dia pikir Slash akan mendukungnya dan akan melawan semua pelaku pelecehan (seksual). Dari sudut pandang Axl, itulah satu-satunya masalah. Dia bisa mengabaikan obat-obatan dan alkohol, tetapi tidak pernah soal pelecehan pada anak-anak."

Slash memainkan pertunjukan terakhirnya bersama Guns N' Roses di Stadion River Plate, Buenos Aires, Argentina pada 17 Juli 1993. Di bulan Oktober 1996, Slash mengumumkan bahwa ia tidak lagi menjadi bagian dari GNR.

Jadi apa yang dibutuhkan untuk memperbaiki keretakan antara Slash dan Axl? "Slash harus meminta maaf untuk episodenya bersama Michael Jackson," jawab Goldstein. "Dan aku benar-benar percaya... Aku akan menjadi manajer untuk menyatukan kembali mereka (GNR). Aku pikir tidak ada orang lain yang sanggup melakukannya."


Foto: Michael Jackson dan Slash / pixgood.com

Dalam sebuah wawancara dengan "Elliot In The Morning", acara talk show radio pagi yang diselenggarakan oleh DJ Elliot Segal, Slash ditanya mengenai kebenaran tentang klaim Doug Goldstein tersebut.

"Anda tahu?! Saya sudah banyak mendengar tentang wawancara (Doug Goldstein) ini dari banyak orang yang ia benci," jawab Slash. "Dan saya juga pernah mendengarnya. Saya pikir tidak ada kebenaran di situ (wawancara tersebut). Maksud saya, jelas, band ini tetap bersama selama bertahun-tahun setelah itu (kolaborasi dengan Michael Jackson) berlalu. Bukan masalah besar pada saat itu. Bahkan jika sampai membuat seseorang marah, itu adalah sesuatu yang akan berlalu. Jadi saya kira, itu tidak ada hubungannya dengan bubarnya Guns N' Roses yang asli."

Slash juga menjelaskan bahwa ia tidak akan bersusah payah untuk membaca wawancara-wawancara dengan Doug Goldstein yang ada hubungannya dengan Guns N'Roses. "Saya tidak ingin membaca atau mendengar wawancara darinya. Saya hanya menghindarinya saja. Dengan begitu saya tetap waras," pungkas Slash sambil tertawa.

Banyak manajer musik yang mengincar konser reuni line-up klasik Guns N' Roses, karena menurut rumor, tiketnya akan dijual dengan harga fantastis. Manajer musik kawakan, Irving Azoff, pernah mencoba namun tak berhasil dan kini giliran Doug Goldstein.

Goldstein mungkin telah putus asa. Beberapa tahun yang lalu, ia menyurati Axl Rose lewat manajernya, Beta. Di surat itu Goldstein mengatakan, "Seharusnya orang jangan mengganggumu (Axl Rose) dengan isu konser reuni GNR. Karena itu tak akan pernah terjadi." Goldstein juga menjanjikan Axl pendapatan tahunan yang menggiurkan bila ia mau menunjuknya kembali sebagai manajer. 

Slash, Myles Kennedy & The Conspirators baru saja memungkas tur leg Amerika Selatan (14 konser di 6 negara) di Monterrey, Mexico 28 Maret lalu. Dan pada 15 Juni nanti, Slash akan meluncurkan album "Live at the Roxy 25.9.14" yang akan dirilis dalam bentuk DVD, Blu-ray, CD dan LP.

 


(AWP)